Cerita.co.id – Sebuah langkah monumental baru saja diukir dalam lanskap industri mineral nasional. PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), entitas di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, secara resmi memulai upaya ambisius untuk mengembangkan ekosistem logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia. Inisiatif strategis ini terwujud melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan New Energy Metals Holdings Ltd (NEM), sebuah perusahaan investasi terkemuka yang berbasis di Abu Dhabi.
Kemitraan strategis ini dirancang untuk menjembatani potensi sumber daya mineral kritis dari hulu hingga hilir. Fokus utamanya adalah eksplorasi dan pengembangan rare earth (logam tanah jarang/LTJ) serta niobium, yang berpusat pada proyek Maboumine di Republik Gabon sebagai sumber hulu. Sementara itu, Indonesia akan menjadi pusat penguatan rantai nilai hilir, mencakup seluruh spektrum dari pemrosesan awal, pemurnian, produksi logam dan paduan, hingga manufaktur produk akhir seperti magnet permanen.
Menurut Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, inisiatif ini sangat krusial bagi fase industrialisasi Indonesia selanjutnya. "Negara kita membutuhkan akses yang stabil terhadap bahan baku strategis, sekaligus kapabilitas untuk mengolahnya menjadi produk hilir yang memiliki daya saing global," ungkap Rosan dalam keterangan resminya. Ia menambahkan, "Kerangka kerja sama ini sepenuhnya selaras dengan ambisi nasional tersebut, mendukung pembentukan rantai nilai mineral kritis yang strategis dan berorientasi masa depan."

Related Post
Guna memastikan implementasi yang cepat dan efektif, kedua belah pihak sepakat untuk membentuk kelompok kerja bersama. Tim ini akan fokus pada percepatan program teknis dan komersial, meliputi pertukaran data mendalam, penyelenggaraan lokakarya teknis, serta pelaksanaan kajian investasi yang komprehensif. Lebih lanjut, negosiasi jalur cepat juga akan dibuka terkait potensi pembiayaan strategis, termasuk opsi partisipasi ekuitas atau utang dalam pengembangan proyek tambang Maboumine, menandai komitmen serius terhadap proyek vital ini.









Tinggalkan komentar