IHSG Terkapar Investor Waspada

Dana Sulistiyo

IHSG Terkapar Investor Waspada

Cerita.co.id melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (12/3/2026), dengan pelemahan signifikan. Indeks acuan Bursa Efek Indonesia tersebut ditutup di level 7.362, menunjukkan penurunan sebesar 27,28 poin atau setara dengan 0,37 persen dari posisi pembukaan. Ini menandai sesi yang kurang menggembirakan bagi sebagian besar investor di pasar modal domestik.

Gambaran pasar pada penutupan sesi menunjukkan dominasi sentimen negatif. Sebanyak 483 saham terpantau bergerak di zona merah, jauh melampaui 224 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 251 saham lainnya memilih untuk stagnan, tidak mengalami perubahan harga yang berarti. Aktivitas perdagangan cukup ramai, dengan total nilai transaksi mencapai Rp13,6 triliun, melibatkan pertukaran 24,4 miliar lembar saham yang berpindah tangan.

IHSG Terkapar Investor Waspada
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pelemahan IHSG juga tercermin pada beberapa indeks sektoral utama. Mayoritas sektor terpantau berada di zona merah, termasuk energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, industri, bahan baku, properti, dan kesehatan. Meskipun demikian, ada beberapa sektor yang mampu menunjukkan ketahanan dan bahkan menguat, seperti sektor keuangan, transportasi, dan teknologi, memberikan sedikit harapan di tengah tekanan pasar. Indeks LQ45 juga ikut terkoreksi 0,14 persen ke 751, dan JII turun 0,29 persen ke 491. Sebaliknya, IDX30 dan MNC36 justru menguat masing-masing 0,43 persen ke 400 dan 0,23 persen ke 312.

COLLABMEDIANET

Di tengah gejolak pasar, beberapa saham berhasil mencatatkan kinerja cemerlang dan menjadi primadona bagi investor. PT Ace Oldfields Tbk (KUAS) memimpin daftar top gainers dengan lonjakan fantastis 29,89 persen, mencapai harga Rp113 per saham. Disusul oleh PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang melesat 24,57 persen ke level Rp1.090, serta PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) yang melonjak 20 persen, ditutup pada harga Rp96. Kenaikan signifikan ini menunjukkan adanya minat beli yang kuat pada emiten-emiten tertentu, meskipun pasar secara keseluruhan sedang lesu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar