JAKARTA – Cerita.co.id melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Kamis, 9 April 2026, dengan performa yang mengesankan. Indeks acuan ini ditutup melonjak 23,38 poin atau setara 0,39%, menembus level psikologis 7.307,59. Kenaikan ini menjadi sorotan utama, menandakan optimisme investor di tengah berbagai dinamika pasar.
Pada penutupan sesi perdagangan, data menunjukkan bahwa sebanyak 296 saham berhasil menguat, sementara 389 saham harus melemah, dan 273 saham lainnya terpantau stagnan. Aktivitas perdagangan hari ini mencatat nilai transaksi yang signifikan, mencapai Rp16,9 triliun, dengan total 26,8 miliar saham berpindah tangan. Pergerakan indeks lainnya juga bervariasi; Indeks LQ45 mencatat kenaikan tipis 0,04% ke level 733, disusul Indeks JII yang melesat 1,89% ke 507. Namun, Indeks IDX30 dan MNC36 justru harus rela turun masing-masing 1,45% dan 1,08%.
Kinerja sektoral menunjukkan dominasi penguatan di beberapa bidang. Sektor energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, transportasi, dan teknologi kompak menghijau, memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan IHSG. Namun, tidak semua sektor bernasib sama; sektor konsumer non-siklikal, keuangan, properti, industri, dan kesehatan justru harus menghadapi tekanan jual yang membuat mereka berada di zona merah.

Related Post
Saham-saham yang menjadi primadona dan memimpin kenaikan adalah PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) yang meroket 34,71% ke Rp163, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) naik 34,07% ke Rp122, dan PT Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) melesat 25% ke Rp380. Di sisi lain, saham-saham yang terperosok dalam daftar top losers meliputi PT Pinnacle Persada Investama Tbk (XPLQ) anjlok 14,76% ke Rp410, PT Insight Investment Management Tbk (XILV) turun 14,39% ke Rp119, dan PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) tergerus 14,06% ke Rp1.345. Kenaikan IHSG ini memberikan sinyal positif bagi prospek pasar modal Indonesia di masa mendatang.







Tinggalkan komentar