Cerita.co.id – Pasar modal Indonesia menunjukkan performa yang sangat impresif pada perdagangan Kamis (5/11/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan lonjakan signifikan dengan menutup sesi perdagangan di zona hijau. Indeks utama ini merangkak naik sebesar 110,49 poin atau setara dengan kenaikan 2,25 persen, hingga akhirnya mendarat di level psikologis 5.030.
Kenaikan tajam ini memberikan angin segar bagi para investor yang tengah memantau pergerakan pasar domestik. Dominasi pembeli terlihat sangat kuat sepanjang sesi berlangsung, yang tercermin dari komposisi pergerakan saham di bursa. Tercatat sebanyak 505 saham berhasil mencatatkan penguatan, sementara 209 saham lainnya mengalami pelemahan. Adapun 239 saham lainnya terpantau bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang berarti.
Aktivitas transaksi di Bursa Efek Indonesia juga menunjukkan volume yang sangat masif. Nilai transaksi perdagangan hari ini menyentuh angka Rp9,8 triliun dengan jumlah saham yang berpindah tangan mencapai 22 miliar lembar. Angka ini menunjukkan antusiasme pelaku pasar yang cukup tinggi dalam merespons dinamika pasar terkini.

Related Post
Tidak hanya indeks utama yang terbang, berbagai indeks saham lainnya juga menunjukkan tren penguatan yang serupa. Indeks LQ45, yang berisi saham-saham dengan likuiditas tinggi, melonjak 2,47 persen ke level 513. Indeks JII (Jakarta Islamic Index) mencatatkan kenaikan paling mencolok sebesar 3,03 persen ke level 290. Selain itu, indeks IDX30 naik 2,22 persen ke level 298, dan indeks MNC36 juga turut menguat 2,76 persen ke level 227.
Jika menilik pergerakan sektoral, mayoritas sektor saham berada dalam kondisi yang sangat positif atau berada di zona hijau. Sektor konsumer non-siklikal, keuangan, bahan baku, hingga kesehatan menjadi motor penggerak utama. Selain itu, sektor konsumer siklikal, transportasi, industri, properti, energi, infrastruktur, hingga teknologi juga turut memberikan kontribusi positif terhadap kenaikan indeks secara keseluruhan.
Dalam daftar saham yang paling banyak mengalami kenaikan atau top gainers, Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 memimpin dengan lonjakan fantastis sebesar 34,88 persen ke level Rp116. Menyusul di posisi berikutnya, PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) yang melesat 34,72 persen ke harga Rp194. Sementara itu, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) juga tidak ketinggalan dengan kenaikan sebesar 34,55 persen ke level Rp74.
Fenomena penguatan masif ini diharapkan dapat terus berlanjut pada sesi perdagangan berikutnya, meskipun para investor tetap disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang mungkin terjadi di tengah dinamika ekonomi global.









Tinggalkan komentar