Cerita.co.id, Jakarta – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) baru-baru ini memaparkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Respon positif pun mengalir dari parlemen, menandakan harapan baru bagi pengelolaan investasi negara.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengungkapkan keyakinannya bahwa pemetaan strategis Danantara melalui roadmap Danantara Investment Management (DIM) telah berada di jalur yang tepat. Menurutnya, mandat ganda yang diemban Danantara, yaitu menghasilkan imbal hasil berkelanjutan sekaligus memberikan dampak ekonomi nasional, menjadi kunci keberhasilan.
"Kami melihat Danantara mulai menunjukkan wujud sebagai sovereign wealth fund yang modern dan profesional," ujar Misbakhun dalam keterangan tertulisnya. Ia menambahkan, arah investasi Danantara terukur, diversifikasi portofolionya kuat, dan orientasinya jelas untuk kepentingan bangsa.

Related Post
Lebih lanjut, Misbakhun menyoroti pendekatan kehati-hatian yang diterapkan Danantara dalam merancang strategi portofolio. Kombinasi antara investasi strategis jangka panjang dan aset privat berarus kas stabil dinilai sebagai fondasi yang kokoh.
"Model seperti ini penting agar aset negara dikelola dengan prudent, tetapi tetap agresif pada sektor-sektor yang punya multiplier effect besar," tegasnya. Pernyataan ini mengisyaratkan dukungan DPR terhadap langkah Danantara dalam mengoptimalkan potensi investasi negara demi kemajuan ekonomi nasional. RKAP Danantara 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.









Tinggalkan komentar