JAKARTA – Cerita.co.id melaporkan, Kementerian Sosial (Kemensos) tengah gencar memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahun 2025 berjalan lancar dan tepat sasaran. Sebanyak 17 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dijadwalkan akan menerima bantuan tunai ini melalui PT Pos Indonesia. Pencairan tahap akhir di bulan Desember ini dijadwalkan akan memberikan dana rapel sebesar Rp900.000 bagi penerima yang memenuhi kriteria. Berita ini disampaikan oleh Jurnalis Feby Novalius pada Selasa, 30 Desember 2025.
Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan 35 juta penerima manfaat untuk program BLT Kesra 2025. Dari jumlah tersebut, 18 juta KPM akan disalurkan melalui Bank Himbara, sementara 17 juta KPM lainnya akan dilayani oleh PT Pos Indonesia. Fokus utama Kemensos adalah memberikan edukasi menyeluruh agar proses penyaluran transparan dan meminimalisir kesalahan.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa BLT Kesra 2025 diprioritaskan bagi keluarga yang terdaftar dalam kategori desil 1 hingga 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Ini mencakup:

Related Post
- Desil 1 & 2 (Sangat Miskin & Miskin): Keluarga yang menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
- Desil 3 & 4 (Hampir & Rentan Miskin): Kelompok masyarakat yang kondisi ekonominya cenderung tidak stabil dan rentan terhadap berbagai krisis.
Kategori khusus juga menjadi perhatian, termasuk lansia tanpa pekerjaan, penyandang disabilitas, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), serta keluarga dengan anggota yang menderita penyakit kronis.
Untuk memastikan informasi yang akurat dan menghindari kesimpangsiuran, masyarakat diimbau untuk melakukan pengecekan status penerima secara mandiri. Caranya sangat mudah, cukup akses portal resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id/. Pengguna hanya perlu memasukkan data wilayah dan nama lengkap sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi mengenai status penerima, jenis bantuan yang diterima, dan periode penyaluran. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi proses penyaluran BLT Kesra 2025.








Tinggalkan komentar