Cerita.co.id melaporkan, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang sangat impresif sepanjang tahun 2025. Bank syariah terbesar di Indonesia ini sukses membukukan laba bersih fantastis sebesar Rp7,57 triliun, sebuah peningkatan signifikan sebesar 8,02 persen dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp7,00 triliun.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, dalam konferensi pers daring yang diselenggarakan pada Jumat (6/2/2026), menjelaskan bahwa capaian gemilang ini bukan kebetulan semata. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari pertumbuhan berkelanjutan pada berbagai indikator utama perusahaan, didukung kuat oleh optimalisasi kanal digital dan jaringan cabang yang solid. "Tentu saja ini semua merupakan hasil dari channel-channel digital dan juga channel-channel di cabang," tegas Anggoro.

Kinerja positif BSI secara fundamental didorong oleh fungsi intermediasi yang sangat kokoh. Pembiayaan yang berhasil disalurkan oleh perseroan menunjukkan pertumbuhan dua digit yang mengesankan, mencapai 14,49 persen (Year-on-Year) hingga menyentuh angka Rp319 triliun. Sejalan dengan itu, kemampuan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga melonjak drastis sebesar 16,20 persen (YoY), menembus Rp380 triliun, menandakan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat.

Related Post
Transformasi digital menjadi salah satu pilar utama kesuksesan BSI. Aplikasi BYOND by BSI mencatat lonjakan pengguna yang luar biasa, meroket hingga 157 persen, dengan total mencapai 5,9 juta nasabah pada akhir tahun 2025. Ini menunjukkan adaptasi BSI terhadap kebutuhan nasabah modern. Meski demikian, BSI tidak melupakan pentingnya sentuhan personal. Bank ini terus memperkuat layanan fisik dan jaringan agen di berbagai pelosok untuk memastikan jangkauan layanan yang merata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.









Tinggalkan komentar