Cerita.co.id melaporkan, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 kembali mengukuhkan komitmennya untuk menjadikan pelabuhan-pelabuhan di Provinsi Banten sebagai simpul logistik yang vital. Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang berlangsung meriah di Hotel Aston Serang, Banten, pada Sabtu, 7 Februari 2026. Pelindo menekankan peran strategis Banten dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional dan memperkuat sistem logistik nasional secara keseluruhan.
Acara penting tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natahkusuma. Turut hadir pula Deputi 1 Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faisal; Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Muhammad Anto Yulianto; serta Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar. Kehadiran para pejabat tinggi ini menggarisbawahi urgensi dan perhatian pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur pelabuhan di wilayah tersebut.
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, dalam paparannya menjelaskan bahwa secara nasional, Pelindo mengelola jaringan yang luas, mencakup lebih dari 120 pelabuhan di 32 provinsi. Kontribusi Pelindo terhadap arus logistik Indonesia sangat signifikan. Data tahun 2025 menunjukkan, arus petikemas yang ditangani Pelindo mendekati angka 20 juta TEUs, sementara arus barang mencapai lebih dari 195 juta ton. Dengan pangsa pasar petikemas nasional yang melampaui 90 persen, Pelindo memegang peranan dominan dalam pergerakan barang di Indonesia.

Related Post
"Dalam kerangka sistem logistik nasional, Banten memegang posisi krusial," ujar Budi Prasetio. Ia menambahkan bahwa pelabuhan-pelabuhan di Banten tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi tulang punggung bagi kawasan industri strategis serta distribusi logistik berskala nasional. Pelindo Regional 2 secara spesifik mengelola beberapa pelabuhan penting di Banten, seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, dan juga kawasan Bojonegara. Fasilitas-fasilitas ini menjadi motor penggerak aktivitas logistik bagi sentra industri di Cilegon, Serang, hingga wilayah Tangerang bagian barat.









Tinggalkan komentar