Berdasarkan informasi dari Cerita.co.id, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) DKI Jakarta mengambil langkah antisipatif terkait aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi hari ini di Jakarta. Demi keselamatan karyawan dan aset perusahaan, Apindo mengimbau seluruh anggotanya untuk sementara waktu menutup usaha mereka. Situasi keamanan yang tidak menentu akibat demonstrasi mahasiswa dan pengemudi ojek online memaksa langkah tersebut diambil.
Ketua DPP Apindo DKI Jakarta, Solihin, menjelaskan bahwa gangguan operasional bisnis sudah terjadi sejak pagi. Banyak anggota Apindo yang terpaksa memulangkan karyawannya lebih awal untuk menghindari potensi bahaya. "Kita mengutamakan keselamatan," tegas Solihin. Ia menekankan imbauan ini bukanlah paksaan, melainkan himbauan agar pengusaha lebih waspada dan mengambil keputusan berdasarkan kondisi di lapangan. Apindo berharap situasi segera pulih dan aktivitas bisnis kembali normal.

Demo yang melibatkan mahasiswa di Polda Metro Jaya dan aksi ratusan pengemudi ojek online di Mako Brimob Kwitang, menambah kekhawatiran akan potensi kerusuhan. Kejadian meninggalnya seorang driver ojek online yang terlindas kendaraan taktis beberapa waktu lalu menjadi pemicu aksi demonstrasi tersebut. Solihin menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi yang terjadi dan berharap semua pihak dapat menahan diri serta mencari solusi damai. Kondisi ini, menurutnya, merugikan semua pihak, termasuk para pengusaha. Apindo berharap pemerintah dapat segera menengahi dan menyelesaikan permasalahan yang memicu aksi demonstrasi ini agar aktivitas ekonomi di Jakarta dapat kembali berjalan normal.

Related Post









Tinggalkan komentar