Cerita.co.id, Jakarta – Di tengah ramainya investasi saham, penting bagi investor, terutama pemula, untuk membekali diri dengan pengetahuan yang cukup. Salah satu hal krusial yang wajib dipahami adalah skema "pump and dump," sebuah praktik manipulasi pasar yang bisa berakibat fatal bagi keuangan Anda. MNC Sekuritas, perusahaan efek terkemuka di bawah naungan MNC Group, mengingatkan akan bahaya laten ini.
"Pump and dump" adalah taktik kotor di mana harga saham tertentu digenjot naik secara artifisial (pump) melalui promosi palsu dan menyesatkan. Setelah harga mencapai puncak, pelaku kemudian menjual saham mereka secara massal (dump), meninggalkan investor lain dengan kerugian besar saat harga saham anjlok drastis.

Lalu, bagaimana cara mengenali saham yang berpotensi menjadi korban "pump and dump"? Cerita.co.id merangkum tiga karakteristik utama yang perlu Anda waspadai:

Related Post
Kenaikan Harga Tak Wajar: Waspadalah jika sebuah saham tiba-tiba melonjak harganya secara signifikan dalam waktu singkat, bahkan mencapai ratusan persen dalam sehari. Kenaikan ini biasanya tidak didukung oleh fundamental perusahaan yang kuat atau berita positif yang relevan.
Promosi Agresif: Pelaku "pump and dump" seringkali menggunakan berbagai cara untuk mempromosikan saham yang mereka kendalikan, mulai dari rumor palsu, rekomendasi menyesatkan, hingga iklan yang bombastis. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian investor ritel dan menciptakan permintaan palsu.
Volume Perdagangan Tinggi: Saham yang menjadi target "pump and dump" biasanya mengalami peningkatan volume perdagangan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh aktivitas spekulatif dan pembelian panik (panic buying) dari investor yang tergiur dengan kenaikan harga yang cepat.
Dengan memahami ciri-ciri ini, diharapkan investor dapat lebih waspada dan terhindar dari jebakan "pump and dump" yang merugikan. Ingat, investasi yang cerdas adalah investasi yang didasarkan pada riset dan analisis yang mendalam, bukan hanya ikut-ikutan tren sesaat.









Tinggalkan komentar