Cerita.co.id, Jakarta – KAI Logistik, sebagai bagian dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam volume angkutan kontainer pada semester pertama tahun 2025. Total volume mencapai 1.148.904 ton, melonjak 5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan 1.092.510 ton.
Peningkatan ini menunjukkan tren positif dalam pemanfaatan kereta api sebagai moda transportasi logistik yang semakin diminati. Pada kuartal kedua 2025, KAI Logistik mencatat volume sebesar 612.072 ton, meningkat 14% dari kuartal sebelumnya yang sebesar 536.832 ton. Hal ini mengindikasikan peran strategis kereta api dalam membentuk ekosistem logistik nasional yang efisien dan berkelanjutan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Riyanta, menjelaskan bahwa peningkatan ini adalah sinyal kuat pergeseran ke moda logistik berbasis rel. Layanan KA Kontainer menjadi bagian penting dari rantai pasok nasional, memastikan kelancaran distribusi bahan baku, barang industri, produk konsumsi, hingga ekspor-impor.

Related Post
Kereta api menawarkan jangkauan luas, kapasitas besar, dan waktu tempuh yang stabil, menjadikannya tulang punggung distribusi logistik nasional. Angkutan kontainer berbasis KA berperan vital dalam menghubungkan sentra produksi dan konsumsi. Jalur-jalur utama seperti Tanjung Priok, Karawang, Ronggowarsito, dan Kalimas memperkuat konektivitas kawasan industri dan pelabuhan.
Selain itu, peralihan ke kereta api mengurangi ketergantungan pada truk ODOL (Over Dimension Over Load), yang seringkali menjadi penyebab kecelakaan fatal. Data menunjukkan lebih dari 27.000 kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan angkutan barang pada tahun 2024. Layanan KA Kontainer menawarkan alternatif yang lebih aman, menekan angka kecelakaan, dan meningkatkan keselamatan bagi masyarakat dan pengguna jalan lainnya.









Tinggalkan komentar