IHSG Terperosok ke Level 5057 Hari Ini

IHSG Terperosok ke Level 5057 Hari Ini

Cerita.co.id – Pasar modal Indonesia kembali menunjukkan tren negatif pada penutupan perdagangan pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot cukup dalam pada sesi terakhir perdagangan Jumat (30/10/2026), menyisakan sentimen kurang sedap bagi para investor di tanah air.

Berdasarkan data pergerakan pasar, IHSG mencatatkan penurunan sebesar 41,01 poin atau setara dengan pelemahan 0,80 persen. Angka ini membawa posisi indeks ke level 5.057. Penurunan ini mencerminkan adanya tekanan jual yang cukup masif di berbagai sektor saham sepanjang hari perdagangan berlangsung.

IHSG Terperosok ke Level 5057 Hari Ini
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Jika menilik komposisi pergerakan saham, dominasi tekanan jual terlihat sangat nyata. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 552 saham terpantau mengalami penurunan harga. Sementara itu, hanya terdapat 194 saham yang berhasil mencatatkan penguatan, dan 217 saham lainnya bergerak stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang signifikan. Volume transaksi yang tercatat mencapai angka Rp11,2 triliun, dengan total 36,3 miliar saham yang berpindah tangan di pasar reguler.

COLLABMEDIANET

Kondisi pelemahan ini tidak hanya terjadi pada indeks utama, tetapi juga merambat ke berbagai indeks lainnya. Indeks LQ45, yang menjadi acuan saham-saham dengan likuiditas tinggi, terkoreksi tipis 0,02 persen ke level 515. Indeks JII juga mengalami tekanan cukup dalam dengan penurunan sebesar 0,77 persen ke posisi 289. Di sisi lain, indeks IDX30 justru memberikan kejutan dengan menguat tipis 0,16 persen ke level 289, sementara indeks MNC36 melemah tipis 0,06 persen ke angka 228.

Secara sektoral, pasar hari ini tampak didominasi oleh warna merah. Hampir seluruh sektor mengalami koreksi, mulai dari sektor energi, konsumer non-siklikal, infrastruktur, properti, hingga sektor bahan baku. Tidak ketinggalan, sektor industri, transportasi, konsumer siklikal, dan teknologi juga ikut terseret dalam arus pelemahan ini. Di tengah badai koreksi tersebut, hanya sektor keuangan dan kesehatan yang mampu bertahan dan menunjukkan performa positif dengan mencatatkan penguatan.

Meski pasar secara keseluruhan melemah, terdapat beberapa saham yang justru mencatatkan lonjakan harga yang sangat signifikan. Reksa Dana Indeks Simas ETF IDX30 menjadi primadona dengan kenaikan fantastis mencapai 34,62 persen ke level Rp105. Menyusul di posisi berikutnya, PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melesat 25 persen ke harga Rp5.525. Selain itu, saham PT Pollux Hotel Group Tbk (POLI) juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan sebesar 24,81 persen ke level Rp830.

Para pelaku pasar kini tengah memperhatikan arah pergerakan indeks pada pekan depan, mengingat volatilitas yang cukup tinggi di tengah kondisi ekonomi yang dinamis. Melansir laporan dari cerita.co.id, investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan sektor-sektor yang sedang mengalami tekanan berat.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar