Cerita.co.id – Dunia balap motor paling bergengsi, MotoGP, tengah bersiap menyambut perubahan regulasi besar-besaran pada tahun 2027 mendatang. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah transisi mesin dari kapasitas 1.000cc menjadi 850cc. Menariknya, perubahan teknis ini ternyata membawa dampak yang sangat drastis pada karakter berkendara, bahkan bagi para pebalap profesional sekalipun.
Pebalap penguji Yamaha, Augusto Fernandez, baru-baru ini memberikan testimoni mengejutkan setelah ia mencoba prototipe motor Yamaha 850cc terbaru. Menurut Fernandez, perbedaan antara mesin V4 1.000cc yang digunakan saat ini dengan mesin 850cc untuk musim 2027 sangatlah mencolok. Saking signifikannya perubahan tersebut, ia merasa seolah-olah sedang mengendarai motor dari pabrikan lain.
"Kondisi kami saat ini dengan mesin 850cc dan motor yang sedang kami kembangkan, sangat berbeda dengan mesin V4 1.000cc yang kami pakai sekarang," ungkap Fernandez sebagaimana dikutip dari laporan Crash.

Related Post
Fernandez menjelaskan bahwa perbedaan karakter motor ini tidak hanya disebabkan oleh perubahan spesifikasi mesin semata atau penggunaan jenis ban yang berbeda. Ada berbagai aspek teknis mendalam yang mengubah cara motor tersebut merespons saat dikendarai. Salah satunya adalah penggunaan perangkat pengatur ketinggian kendaraan (ride height device) serta berbagai penyesuaian teknis lainnya yang dirancang khusus untuk regulasi baru.
"Bahkan selain bannya, ini adalah motor yang benar-benar berbeda sekarang. Kelihatannya bukan Yamaha lagi. Hampir seperti bertukar merek," tegas pebalap asal Spanyol tersebut dengan nada yang menggambarkan betapa ekstremnya transformasi teknis tersebut.
Kesempatan Fernandez untuk mencoba motor ini datang di tengah jadwalnya yang sangat padat. Ia baru saja kembali ke paddock MotoGP untuk mengisi posisi pebalap Pramac Yamaha yang sedang absen karena cedera, yakni Toprak Razgatlioglu. Hal ini membuatnya harus menjalani peran ganda: sebagai pebalap pengganti di kompetisi resmi dan sebagai pebalap penguji utama Yamaha.
Fernandez mengakui bahwa tugas ganda ini akan sangat menguras tenaga dan konsentrasi. Ia harus beradaptasi dengan motor balap kompetisi sekaligus melakukan riset mendalam untuk masa depan Yamaha. "Saya akan menjalani keduanya! Sangat sibuk. Dovi (Andrea Dovizioso) membantu, tapi saya tetap fokus mengerjakan tes pengujian. Pekerjaan pengujian saya tetap menjadi prioritas utama," tambahnya.
Meski menghadapi tantangan adaptasi yang berat, Fernandez sempat menunjukkan performa yang cukup menjanjikan saat sesi kualifikasi dalam kondisi lintasan basah di Phillip Island. Ia berhasil mengamankan posisi ke-17 di grid, sebuah pencapaian yang cukup impresif karena ia berhasil mengungguli pebalap utama pabrikan Yamaha seperti Alex Rins dan Fabio Quartararo, serta pebalap tangguh lainnya seperti Franco Morbidelli.
Transformasi besar Yamaha ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan MotoGP di tahun 2027 akan dimulai dari nol kembali, di mana pabrikan harus berjuang keras memahami karakter mesin 850cc yang sepenuhnya baru.









Tinggalkan komentar