Cerita.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan penyegaran di jajaran kabinet dengan melantik dua sosok baru sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu). Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman resmi mengemban amanah baru tersebut setelah menjalani prosesi pelantikan di Istana Negara, Jakarta. Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk memperkuat manajemen fiskal nasional di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.
Penunjukan kedua tokoh ini bukan tanpa alasan. Kehadiran Nurkholisoh dan Luky diharapkan mampu memberikan suntikan energi baru serta perspektif yang lebih tajam dalam mengelola keuangan negara. Mereka akan bekerja berdampingan dengan Wakil Menteri Keuangan sebelumnya, Juda Agung, guna memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah dinamika global yang kian tidak menentu.
Secara administratif, pengangkatan pejabat bendahara negara ini telah memiliki payung hukum yang kuat. Keputusan ini merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2025 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih untuk periode masa bakti 2024–2029. Dengan adanya formasi baru ini, Kementerian Keuangan diharapkan memiliki struktur yang lebih solid dalam menjalankan fungsi regulasi, pengelolaan, dan pengawasan keuangan negara.

Related Post
Sorotan publik kini tertuju pada profil Nurkholisoh Ibnu Aman. Sosoknya dikenal luas sebagai pakar ekonomi yang memiliki integritas tinggi serta rekam jejak yang sangat mumpuni di sektor moneter. Sebelum dipercaya mengawal kebijakan fiskal di Kementerian Keuangan, Nurkholisoh telah lama berkecimpung di Bank Indonesia (BI).
Pengalaman panjangnya di bank sentral menjadi modal utama bagi Nurkholisoh dalam memahami seluk-beluk ekonomi makro. Tercatat, ia pernah menduduki posisi krusial sebagai Senior Economist di Bank Indonesia selama periode 2006 hingga 2019. Ketajaman analisisnya dalam membedah kebijakan ekonomi telah teruji selama belasan tahun di lembaga otoritas moneter tersebut.
Tak berhenti di situ, Nurkholisoh juga memiliki latar belakang akademisi yang kuat. Sejak November 2024, ia menjabat sebagai Peneliti Senior (Senior Researcher) di Bank Indonesia. Kombinasi antara pengalaman praktis di lapangan sebagai ekonom senior dan kedalaman teori sebagai peneliti menjadikan Nurkholisoh sebagai figur yang sangat kompeten untuk mendampingi Menteri Keuangan dalam merumuskan kebijakan fiskal yang pro-rakyat namun tetap disiplin secara anggaran.
Dengan masuknya Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman ke dalam kabinet, pemerintah optimis pengelolaan APBN akan semakin transparan dan akuntabel. Tantangan ekonomi ke depan, mulai dari pengendalian inflasi hingga pembiayaan pembangunan infrastruktur, memerlukan tangan-tangan ahli yang tidak hanya memahami angka, tetapi juga memahami realitas ekonomi di masyarakat.








Tinggalkan komentar