Rupiah Terjun Bebas Pasar Menanti Keputusan BI

Rupiah Terjun Bebas Pasar Menanti Keputusan BI

Cerita.co.id melaporkan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah signifikan pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (18/8/2026). Mata uang Garuda terdepresiasi 64 poin atau sekitar 0,36 persen, mencapai level Rp17.862 per dolar AS, memicu kekhawatiran di pasar keuangan domestik. Pelemahan ini terjadi di tengah sentimen global yang memanas, terutama terkait harga minyak dan ketegangan geopolitik.

Menurut analisis Ibrahim Assuaibi, seorang pakar pasar uang dan komoditas, salah satu faktor utama yang menekan kinerja rupiah berasal dari sentimen eksternal. Ia menyoroti kenaikan harga minyak dunia yang kembali memanas, dipicu oleh eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini menciptakan ketidakpastian yang berdampak langsung pada pergerakan pasar komoditas dan mata uang.

Rupiah Terjun Bebas Pasar Menanti Keputusan BI
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dalam risetnya yang diterima Cerita.co.id, Ibrahim menjelaskan bahwa Presiden AS, Donald Trump, baru-baru ini menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan memperpanjang kesepakatan gencatan senjata dengan Iran. Perjanjian yang ditandatangani pada pertengahan Juni tersebut dijadwalkan berakhir pada Senin. Trump juga menegaskan klaim AS atas kendali penuh Selat Hormuz, meskipun pihak Iran membantah klaim tersebut dan adanya pembicaraan yang sedang berlangsung.

COLLABMEDIANET

Lebih lanjut, Trump dilaporkan mengancam akan melakukan serangan besar-besaran terhadap Oman jika negara tersebut dianggap "menghalangi" kepentingan AS. Di sisi lain, seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Senin menegaskan bahwa Teheran akan mengadopsi postur militer "sepenuhnya ofensif". Pernyataan ini muncul setelah upaya negosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen dengan AS menemui jalan buntu, menyusul penolakan Washington untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata sementara.

Di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian ini, perhatian pasar kini tertuju pada keputusan Bank Indonesia yang akan diumumkan besok. Investor dan pelaku pasar berharap adanya kebijakan yang dapat menstabilkan nilai tukar rupiah dan meredam dampak dari sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar