Cerita.co.id — PT Pertamina Patra Niaga kembali membuat gebrakan di awal bulan dengan melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh penjuru Indonesia. Mulai Sabtu, 1 Agustus, kabar gembira menyelimuti para pengendara, khususnya pengguna Pertamax, yang kini dapat menikmati harga yang lebih ramah di kantong.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Cerita.co.id dari laman resmi MyPertamina, harga BBM Pertamax kini dipatok Rp 15.950 per liter. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar Rp 300 per liter dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 16.250 per liter. Penurunan ini tentu menjadi angin segar bagi konsumen di tengah fluktuasi harga komoditas.
Tak hanya Pertamax, penyesuaian harga juga berlaku untuk jenis BBM nonsubsidi lainnya. Pertamax Green, misalnya, kini dibanderol Rp 16.600 per liter, turun Rp 400 dari harga sebelumnya Rp 17.000 per liter. Sementara itu, penurunan paling signifikan terjadi pada Pertamax Turbo. Bahan bakar dengan angka RON 98 ini kini dapat ditebus seharga Rp 18.300 per liter, yang berarti terjadi pemangkasan harga sebesar Rp 1.000 per liter.

Related Post
Menanggapi perubahan ini, VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan langkah strategis yang mengikuti arahan dan ketentuan pemerintah. Pertamina senantiasa mempertimbangkan daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pasokan BBM nasional tetap terjamin.
Kitty menambahkan, keputusan ini juga didasarkan pada tren harga rata-rata minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah yang berlaku. "Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan dengan memperhatikan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap menjaga daya beli masyarakat. Ini juga bagian dari komitmen kami untuk memastikan pasokan BBM nasional selalu tersedia," tegas Kitty dalam keterangan tertulisnya.









Tinggalkan komentar