Cerita.co.id – Era baru kendaraan listrik telah tiba, ditandai dengan kehadiran The New BMW iX3 yang revolusioner. SUV listrik ini bukan sekadar tambahan lini produk, melainkan pionir produksi massal pertama yang mengadopsi platform Neue Klasse, didukung teknologi mutakhir "Heart of Joy". Untuk membuktikan klaim ambisius tersebut, tim Cerita.co.id berkesempatan menjajal langsung performa dan kemewahan BMW iX3 di Bangkok, Thailand, mulai dari jalan raya hingga sirkuit Pathumthani Speedway. Lantas, seperti apa sensasi mengendarai SUV listrik terbaru dari pabrikan Bavaria ini?
Desain Futuristik Berkarakter Kuat
Dari segi tampilan, The New BMW iX3 memancarkan bahasa desain terbaru yang akan menjadi identitas model-model BMW masa depan. Desainnya lebih sederhana namun sarat karakter, mempertahankan proporsi khas BMW X dengan sentuhan modern yang elegan dan futuristis. Bagian depan menonjolkan air intake besar berpadu aksen hitam pada bumper, menegaskan kesan sporty. Dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik, mobil ini menawarkan kabin yang lebih lapang tanpa perlu memperbesar dimensi bodi secara signifikan. Efisiensi aerodinamika juga patut diacungi jempol dengan koefisien hambatan udara (Cd) hanya 0,24, angka yang luar biasa untuk sebuah SUV. Dengan dimensi panjang 4.782 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.635 mm, dan wheelbase 2.897 mm, iX3 memadukan kekokohan khas SUV dengan permukaan bodi yang bersih dan elegan.

Related Post
Kabin Kelas Atas, Kenyamanan Tanpa Batas
Melangkah ke dalam kabin, kesan premium langsung menyergap. BMW mengusung konsep interior minimalis dengan tetap mempertahankan filosofi ‘driver-oriented cockpit’. Dashboard mengambang (floating) yang menyatu hingga panel pintu menciptakan efek ‘wrap-around’, membuat kabin terasa lebih luas. Jendela besar dan panoramic sunroof menghadirkan suasana terang dan nyaman. Baik pengemudi maupun penumpang akan dimanjakan dengan ruang yang lapang serta kualitas material khas mobil mewah. Duduk di dalamnya, Anda akan merasakan pengalaman berkendara yang benar-benar memanjakan.
Teknologi Super Canggih dan Modern yang Memukau
Pengalaman ‘sultan’ dalam kabin The New BMW iX3 tak lepas dari teknologi canggih yang disematkan. Salah satu fitur paling menonjol adalah BMW Panoramic iDrive yang berpadu dengan BMW Operating System X. Instrumen konvensional di balik kemudi kini ditiadakan, digantikan oleh BMW Panoramic Vision, BMW 3D Head-Up Display, dan layar infotainment terbaru yang menampilkan seluruh informasi penting. Pengemudi dapat mempersonalisasi karakter kendaraan melalui fitur My Modes, yang mengatur tampilan visual, pencahayaan kabin, suara, hingga respons berkendara. Interaksi dengan mobil pun semakin intuitif berkat BMW Intelligent Personal Assistant yang kini didukung teknologi Large Language Model (LLM), memungkinkan perintah suara yang lebih cerdas dan natural.
Didukung empat ‘Superbrains’ atau komputer berkinerja tinggi, kecerdasan iX3 terasa dalam setiap situasi. Sebagai contoh, lampu interior akan menyala otomatis saat tangan meraih barang di kursi penumpang depan, atau charging flap akan terbuka sendiri ketika pengemudi mendekat untuk mengisi daya. Arsitektur elektronik dan perangkat lunak terbaru ini juga menjadi fondasi bagi generasi baru Software-Defined Vehicle (SDV) BMW, memungkinkan inovasi cepat dan pembaruan Over-the-Air (OTA) di masa depan, termasuk fitur berbasis Artificial Intelligence (AI). Selain itu, iX3 juga menjadi kendaraan pertama di dunia yang dilengkapi Symbiotic Brakes, melengkapi Symbiotic Steering yang sudah ada.
‘Heart of Joy’: Jantung Kecerdasan BMW iX3
Sebagai salah satu dari empat ‘Superbrains’, ‘Heart of Joy’ adalah pusat kendali utama yang mengelola sistem penggerak, pengereman, pengisian daya, Energy Recuperation, serta berbagai fungsi kemudi. Berpadu dengan BMW Dynamic Performance Control, ‘Heart of Joy’ menghitung seluruh parameter dinamika berkendara dengan kecepatan dan presisi yang belum pernah ada sebelumnya. Hasilnya, pengemudi dan penumpang merasakan pengalaman berkendara yang harmonis, stabil, dan konsisten di segala kondisi. Bahkan, unit kendali ini memungkinkan proses berhenti paling halus dalam sejarah BMW melalui teknologi Soft Stop, memproses akselerasi, pengereman, stabilitas, dan manajemen pengisian daya 10 kali lebih cepat dari sistem sebelumnya. Ini benar-benar sebuah kecanggihan yang luar biasa!
Dua Motor Listrik dan Baterai 108,7 kWh, Lari Hingga 800 Km
Untuk urusan performa, The New BMW iX3 ditenagai oleh BMW eDrive Generasi Keenam (Gen6) yang dikembangkan khusus untuk Neue Klasse, mengadopsi arsitektur 800 V. Model 50 xDrive dilengkapi dua motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 345 kW (469 hp) dan torsi 645 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 4,9 detik, dengan kecepatan maksimum 210 km/jam. Baterai Cylindrical Cell berkapasitas 108,7 kWh menjanjikan jarak tempuh impresif hingga 805 kilometer berdasarkan standar WLTP. Sebuah kombinasi sempurna antara kekuatan dan efisiensi.
Pengalaman Mengemudi yang ‘Gokil’
Saat Cerita.co.id menguji The New BMW iX3 di jalan raya Bangkok, kenyamanan kelas atas sangat terasa. Filosofi ‘Hands on the Wheel, Eyes on the Road’ benar-benar terwujud berkat BMW Panoramic iDrive yang menampilkan informasi krusial langsung di bidang pandang pengemudi, memberikan pengalaman berkendara yang berbeda level dibandingkan mobil premium lainnya. Sistem operasi cerdas BMW Operating System X menjadi fondasi personalisasi yang luas dan fitur digital generasi terbaru. Kecerdasan empat ‘Superbrains’ juga terlihat saat mobil memberikan peringatan otomatis jika tangan lepas dari kemudi, atau bahkan saat iX3 secara otomatis menjaga lajur dan bermanuver di tikungan, lengkap dengan informasi kondisi jalan sekitar pada dashboard.
Pengujian di sirkuit Pathumthani Speedway lebih jauh membuktikan keunggulan iX3. Dalam sesi slalom, baik di jalan kering maupun basah, mobil ini sangat mudah dikendalikan tanpa guncangan berarti. Yang paling menakjubkan, untuk mendemonstrasikan stabilitasnya, sebuah gelas berisi air diletakkan di dalam kabin. Cerita.co.id diminta melakukan slalom di kecepatan 35-40 km/jam, dan hasilnya, air di dalam gelas tidak tumpah sama sekali. Ini adalah bukti nyata betapa stabilnya The New BMW iX3.
Pada pengujian pengereman, Cerita.co.id diajak merasakan hentakan tenaga besar dari dua motor listrik iX3, lalu diminta menginjak rem sedalam-dalamnya dari kecepatan 80-100 km/jam saat melintasi halang rintang. Hasilnya, mobil tetap terkendali dengan baik dan stabil, menunjukkan kinerja fitur pengereman yang prima. Kesan pertama mengendarai The New BMW iX3? "Gokil, enak banget!" Mobil listrik Jerman yang diproduksi di Hungaria ini dipastikan akan menjadi ancaman serius bagi brand premium lainnya di pasar.









Tinggalkan komentar