Cerita.co.id melaporkan bahwa PT Elnusa Petrofin (EPN), sebagai anak usaha strategis PT Elnusa Tbk (ELSA), tengah mengintensifkan upaya pemulihan dan normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kota Medan, Sumatera. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan operasional yang diperkuat kepada PT Pertamina Patra Niaga. Fokus utama adalah memastikan pasokan BBM ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dapat tersalurkan dengan aman, tepat waktu, dan optimal melalui penguatan armada, penambahan personel, serta percepatan dukungan teknis.
Sebagai respons cepat terhadap kebutuhan di lapangan, Elnusa Petrofin telah memperkuat kapasitas angkutnya dengan penambahan signifikan sebanyak 18 unit mobil tangki. Unit-unit baru ini didatangkan melalui skema spot charter dan didukung penuh oleh Awak Mobil Tangki (AMT) yang terlatih. Dengan penambahan ini, total armada mobil tangki yang kini beroperasi di Medan mencapai 194 unit. Peningkatan ini bertujuan krusial untuk mendongkrak kapasitas angkut dan mempercepat siklus penyaluran BBM dari Fuel Terminal menuju berbagai SPBU di seluruh area Medan, menjaga throughput distribusi tetap tinggi.
Tidak hanya dari sisi armada, dukungan personel juga menjadi prioritas utama. Elnusa Petrofin telah menambah 42 Awak Mobil Tangki (AMT) perbantuan. Selain itu, kolaborasi strategis terjalin dengan TNI, di mana 20 pengemudi bantuan dari satuan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) turut memperkuat tim distribusi. Penguatan personel ini esensial untuk menjamin kesinambungan operasional armada dan mendukung pelaksanaan distribusi BBM secara aman dan tepat waktu, bahkan dalam kondisi paling menantang sekalipun.

Related Post
Untuk memastikan efisiensi maksimal, Elnusa Petrofin juga memperketat sistem pemantauan Round Trip Hour (RTH) atau waktu tempuh perjalanan mobil tangki. Pemantauan ini dilakukan secara intensif melalui sistem Road Traffic Control (RTC) dan tim pusat yang berdedikasi. Tujuannya adalah mempercepat kembalinya armada ke depot setelah pengiriman, sehingga mobil tangki dapat segera kembali beroperasi untuk penyaluran berikutnya. Pemantauan berkelanjutan terhadap parameter kunci ini memastikan throughput distribusi tetap optimal dan kebutuhan masyarakat akan BBM terpenuhi tanpa hambatan.








Tinggalkan komentar