Cerita.co.id – Bintang muda MotoGP, Pedro Acosta, akhirnya angkat bicara setelah resmi dipastikan akan membela tim pabrikan Ducati mulai musim 2027. Kepindahan yang telah lama menjadi spekulasi ini disebut Acosta sebagai tantangan terbesar sekaligus kehormatan dalam perjalanan kariernya. Ia akan berduet dengan Marc Marquez, membentuk kombinasi yang paling dinanti di era baru MotoGP 850 cc.
Rumor mengenai kepindahan Acosta ke skuad Borgo Panigale sejatinya sudah santer terdengar jauh sebelum tes pramusim MotoGP dimulai. Namun, pengumuman resmi baru bisa dilakukan setelah Ducati dan pihak MotoGP menuntaskan negosiasi kontrak komersial baru berdurasi lima tahun. Dengan demikian, Ducati mengikat Acosta dan Marquez hingga akhir musim 2028, menyiapkan duet Spanyol yang digadang-gadang akan mendominasi.
Mengomentari keputusannya, Acosta tidak menampik bahwa bergabung dengan pabrikan sekelas Ducati adalah ujian sesungguhnya bagi kemampuannya. "Saya rasa ini adalah tantangan terbesar dalam karier saya sejauh ini, dan untuk itu, saya sangat senang," ujar Acosta, seperti dikutip dari Crash. Ia menambahkan, "Saya sudah mengatakan beberapa waktu lalu bahwa satu tim dengan Marc akan menjadi suatu kehormatan bagi saya, dan saya akan mencoba belajar sebanyak mungkin darinya."

Related Post
Pebalap berjuluk "Hiu dari Mazarrón" ini melihat kesempatan ini sebagai ajang untuk mengasah diri dan mendapatkan pengalaman berharga. "Mungkin dia (Marc) sudah berada di penghujung kariernya, sedangkan saya baru saja memulai karier saya, katakanlah begitu," jelas Acosta. Daya tarik Ducati juga tak lepas dari dominasi mereka yang tak terbantahkan di era mesin 1.000 cc MotoGP. "Saya sangat senang bergabung dengan tim ini, mengetahui betapa banyak yang telah mereka capai dalam beberapa tahun terakhir dan betapa dominannya mereka," imbuhnya.
Meskipun masa depannya sudah terjamin bersama tim merah, Acosta menegaskan bahwa seluruh fokusnya saat ini masih tertuju pada timnya, KTM. Ia bertekad untuk memberikan yang terbaik hingga akhir musim. "Namun saat ini, pikiran saya tertuju pada KTM. Masih banyak target yang harus dicapai, seperti mencoba meraih kemenangan pertama saya, seperti mencoba membawa KTM lebih dekat ke tiga besar di kejuaraan. Masih banyak target yang harus dicapai," tegasnya.
Hingga akhir musim ini, Acosta masih memiliki misi besar bersama KTM, termasuk memburu kemenangan perdananya di kelas utama dan membantu tim oranye meningkatkan posisi di klasemen. Sementara itu, KTM sendiri belum mengumumkan siapa yang akan mengisi kursi yang ditinggalkan Acosta untuk musim 2027. Nama Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio santer disebut-sebut sebagai kandidat kuat.







Tinggalkan komentar