Mobil China Guncang Malaysia

Mobil China Guncang Malaysia

Cerita.co.id melaporkan sebuah fenomena yang mengubah peta persaingan otomotif di Malaysia. Dalam rentang waktu hanya tiga tahun, merek mobil asal Tiongkok berhasil mencatatkan lonjakan penjualan yang luar biasa, melesat dari nyaris tak terlihat menjadi kekuatan dominan yang kini menguasai sebagian besar pasar mobil baru.

Empat tahun lalu, menemukan mobil China di jalanan Malaysia adalah pemandangan langka. Data registrasi tahun 2022 hanya mencatat 578 unit mobil China terjual, merebut pangsa pasar tipis 0,08% dari total 744.762 unit. Namun, situasi berbalik drastis. Tahun 2023, penjualan meroket menjadi 66.198 unit, mendongkrak pangsa pasar menjadi 1,27%. Tren positif ini berlanjut di tahun 2024 dengan 4,01%, dan puncaknya pada lima bulan pertama tahun 2026, di mana pangsa pasar telah menembus 8,92%. Ini berarti, setidaknya satu dari setiap sebelas mobil baru yang terjual di Malaysia saat ini berasal dari merek China, sebuah pertumbuhan yang tak tertandingi oleh kelompok merek lain.

Mobil China Guncang Malaysia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dampak dominasi ini tidak hanya terlihat pada angka pangsa pasar, tetapi juga pada daftar mobil terlaris. Merek-merek China kini menduduki posisi strategis. Ambil contoh Omoda Jaecoo, yang pada tahun 2025 berhasil menembus posisi kelima daftar terlaris dengan penjualan 17.845 unit. Tepat di bawahnya ada BYD dengan 14.407 unit, sementara Chery menempati peringkat kedelapan dengan 12.942 unit. Pencapaian ini sungguh luar biasa, mengingat mereka berhasil menyalip raksasa otomotif global seperti Mazda, Mercedes-Benz, BMW, dan Nissan—sebuah skenario yang mungkin tak terbayangkan sepuluh tahun lalu.

COLLABMEDIANET

Kenaikan popularitas mobil China ini tak terlepas dari strategi penetrasi pasar yang jitu. Penawaran harga yang sangat agresif, kelengkapan fitur yang berlimpah, serta inovasi pada opsi kendaraan listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) menjadi daya tarik utama. Selain itu, dukungan insentif yang diberikan pemerintah Malaysia untuk beberapa merek China turut menjadi katalisator penting dalam mendorong pertumbuhan penjualan yang fenomenal ini.

Fenomena ini semakin menarik karena angka-angka tersebut belum termasuk kontribusi Geely yang dipasarkan melalui merek Proton. Dengan laju pertumbuhan seperti ini, pasar otomotif Malaysia tampaknya akan semakin didominasi oleh merek-merek dari Negeri Tirai Bambu di masa mendatang.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar