AS Waspada Ancaman Mobil China

Dana Sulistiyo

AS Waspada Ancaman Mobil China

Cerita.co.id – Gelombang desakan kuat kini menerpa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait keberadaan produsen mobil Tiongkok di tanah Paman Sam. Tiga senator dari Partai Demokrat secara tegas mendesak Trump untuk memblokir pembangunan pabrik mobil Tiongkok di AS, bahkan melarang impor kendaraan buatan Tiongkok yang dirakit di Meksiko atau Kanada. Alasannya? Ancaman serius terhadap keamanan nasional.

Senator Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer, dalam suratnya kepada Trump, menyoroti pernyataan sang presiden pada Januari lalu yang menunjukkan keterbukaan terhadap investasi pabrik mobil Tiongkok di Detroit. Namun, para senator ini memperingatkan, "Mengundang produsen mobil Tiongkok untuk mendirikan pabrik di Amerika Serikat akan memberikan keuntungan ekonomi yang tak tertandingi yang mustahil untuk diatasi oleh produsen mobil Amerika, dan itu akan memicu krisis keamanan nasional yang tidak akan pernah bisa dipulihkan."

AS Waspada Ancaman Mobil China
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menanggapi desakan ini, Gedung Putih segera membantah tudingan bahwa mereka akan mengorbankan keamanan nasional demi investasi. "Meskipun pemerintah selalu berupaya untuk mengamankan lebih banyak investasi ke dalam kebangkitan industri Amerika, anggapan bahwa kami akan mengorbankan keamanan nasional kami untuk melakukan hal itu adalah tidak berdasar dan salah," tegas Gedung Putih. Sebelumnya, Trump sendiri sempat menyatakan, "Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik serta mempekerjakan Anda dan teman serta tetangga Anda, itu bagus, saya menyukainya," merujuk pada produsen mobil Tiongkok.

COLLABMEDIANET

Gelombang penolakan terhadap mobil Tiongkok semakin menguat dengan suara Senator Partai Republik, Bernie Moreno. Ia bahkan berencana mengusulkan undang-undang untuk sepenuhnya menutup akses mobil Tiongkok di pasar AS. Moreno tidak segan-segan mengibaratkan mobil Tiongkok sebagai "kanker" yang harus dicegah. "Tidak akan pernah ada skenario di mana mobil Tiongkok akan memasuki pasar kita, baik itu perangkat keras, perangkat lunak, maupun kemitraan," tegas Moreno dalam Forum Otomotif menjelang Pameran Otomotif New York.

Ia melanjutkan, "Kita tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kita. Kita tidak akan mengizinkan produsen mobil Tiongkok masuk ke pasar ini. Kita akan mencegah kanker masuk ke pasar kita, dan kita akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi." Moreno berharap negara-negara seperti Meksiko, Kanada, dan Eropa mengadopsi standar yang sama dengan AS.

Meskipun saat ini mobil-mobil Tiongkok sudah menghadapi hambatan tarif tinggi, sekitar 100 persen, survei terbaru menunjukkan minat konsumen AS terhadap kendaraan Tiongkok justru meningkat. Situasi ini menciptakan dilema kompleks bagi pemerintahan AS, antara potensi investasi dan penciptaan lapangan kerja versus kekhawatiran mendalam akan keamanan nasional yang terus membayangi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar