Wajib Cek Ban Anda Sekarang

Dana Sulistiyo

Wajib Cek Ban Anda Sekarang

Cerita.co.id – Perjalanan mudik yang panjang dan melelahkan telah usai, namun bagi pemilik kendaraan, pekerjaan rumah belum sepenuhnya tuntas. Ban mobil, sebagai satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal, telah bekerja ekstra keras menopang beban dan menempuh ribuan kilometer. PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) kini mendesak para pengendara untuk segera melakukan pengecekan menyeluruh pada ban kendaraan mereka demi menjamin keselamatan dan kenyamanan berkendara pasca-Lebaran.

Mukiat Sutikno, Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, menegaskan pentingnya langkah ini. "Perjalanan jarak jauh saat mudik membuat ban bekerja jauh lebih berat dari kondisi normal. Pengecekan ban setelah mudik adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan performa kendaraan tetap optimal," ujarnya, menekankan bahwa deteksi dini kerusakan bisa mencegah masalah yang lebih serius.

Wajib Cek Ban Anda Sekarang
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selama periode mudik, ban menghadapi serangkaian tantangan ekstrem. Jarak tempuh yang masif mempercepat keausan tapak ban, sementara durasi berkendara yang panjang di bawah terik matahari jalanan meningkatkan suhu ban secara signifikan. Belum lagi beban kendaraan yang seringkali melebihi kapasitas normal akibat penumpang dan barang bawaan, serta kondisi jalan yang bervariasi mulai dari mulus hingga berlubang, bergelombang, bahkan berkelok tajam. Kombinasi faktor ini secara drastis dapat menurunkan performa ban, memicu getaran, suara bising, hingga melemahkan kemampuan pengereman.

COLLABMEDIANET

Deteksi Dini Kerusakan Ban: Apa yang Harus Diperiksa?

Kerusakan ban mungkin tidak langsung terlihat, namun berpotensi membahayakan jika tidak ditangani sejak awal. Berikut adalah beberapa pemeriksaan krusial yang wajib dilakukan:

  1. Tekanan Angin Ban: Pastikan tekanan angin, termasuk ban serep, disesuaikan kembali dengan rekomendasi pabrikan yang biasanya tertera pada pilar pintu kendaraan. Ban dengan tekanan angin yang kurang dapat menyebabkan dinding samping melentur berlebihan, menghasilkan panas ekstrem, dan secara signifikan meningkatkan risiko terlepasnya tapak ban bahkan pecah ban yang fatal.

  2. Kondisi Dinding Ban: Perhatikan kondisi dinding ban. Cari tanda-tanda benjolan (bulging) yang bisa jadi akibat benturan keras dengan lubang atau permukaan jalan yang rusak. Periksa juga retakan halus (crack) yang mungkin muncul akibat pemanasan berlebih atau usia pakai ban. Kerusakan fisik semacam ini mengindikasikan perubahan struktur internal ban dan memerlukan penanganan segera, bahkan penggantian, demi keselamatan berkendara.

  3. Pola Keausan Tapak Ban: Pola keausan ban juga menjadi indikator penting. Keausan di bagian tengah atau sisi ban bisa menandakan tekanan angin yang tidak sesuai, sementara keausan tidak merata di seluruh permukaan ban seringkali menjadi pertanda perubahan setelan spooring akibat kondisi jalan yang ekstrem.

Langkah Lanjutan untuk Performa Optimal

Melakukan spooring dan balancing setelah mudik sangat dianjurkan untuk mengembalikan stabilitas kemudi, meningkatkan kenyamanan, dan memperpanjang usia pakai ban. Rotasi ban secara berkala juga disarankan untuk menyeimbangkan keausan antar ban. Ban yang sudah aus lebih rentan terhadap tusukan benda tajam dan berisiko tinggi mengalami hydroplaning di jalan licin.

Untuk mendukung para pengendara, Bridgestone Indonesia menyediakan lebih dari 400 jaringan ritel Toko Model (TOMO) yang tersebar di seluruh Indonesia, siap membantu pengecekan dan perawatan ban. Pengecekan ban pasca-mudik bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah mitigasi krusial untuk mencegah kerusakan ban yang lebih parah, menghindari risiko pecah ban di kemudian hari, menjaga kondisi ban tetap optimal untuk aktivitas harian, dan tentu saja, memperpanjang umur pakai ban Anda. Keselamatan di jalan dimulai dari perhatian terhadap detail terkecil.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar