Xiaomi Rebut Otak Kunci Tesla

Dana Sulistiyo

Xiaomi Rebut Otak Kunci Tesla

Cerita.co.id melaporkan, raksasa teknologi Xiaomi dikabarkan telah merekrut Kong Yanshuang, mantan eksekutif penting dari Tesla China, untuk memperkuat divisi penjualan mobil listriknya. Langkah strategis ini diambil tak lama setelah peluncuran sukses sedan listrik SU7 yang menarik perhatian pasar global. Kabar yang pertama kali diungkap Jiemian News dan dilansir Carnewschina ini menyebutkan Kong Yanshuang bergabung dengan Xiaomi sejak awal Maret dan saat ini tengah menjalani masa transisi untuk menggantikan Li Xiaorui sebagai direktur Xiaomi Auto.

Selama berkarier di Tesla China, Kong Yanshuang dikenal sebagai sosok kunci dalam ekspansi merek mobil listrik tersebut di pasar Tiongkok yang sangat kompetitif. Ia pernah menjabat sebagai General Manager wilayah China Selatan sebelum kemudian naik pangkat menjadi Regional General Manager untuk seluruh China. Perannya sangat vital dalam membangun jaringan penjualan dan layanan Tesla, serta memperkuat citra merek. Kong juga mempelopori perluasan outlet layanan di kota-kota besar seperti Guangzhou dan Shenzhen, hingga menjangkau pasar di kota-kota lapis bawah. Ia kerap tampil di media, membahas performa Tesla China, strategi bisnis, hingga perkembangan Gigafactory Shanghai dan peluncuran model baru. Pada Mei 2024, seiring restrukturisasi manajemen Tesla, Kong sempat dipindahkan untuk memimpin penjualan wilayah Shanghai.

Xiaomi Rebut Otak Kunci Tesla
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keputusan Xiaomi untuk merekrut Kong Yanshuang dinilai bukan tanpa alasan. Seorang karyawan Xiaomi Auto mengungkapkan bahwa sistem ritel perusahaan sejak awal memang banyak mengadopsi model yang diterapkan Tesla. Bahkan, sejumlah manajer regional dan provinsi di Xiaomi Auto memiliki latar belakang dari Tesla. Rekrutmen eksekutif berpengalaman dari Tesla seperti Kong diyakini akan semakin menyempurnakan sistem penjualan Xiaomi, sekaligus mendongkrak performa penjualan secara keseluruhan yang sebelumnya dinilai kurang optimal.

COLLABMEDIANET

Para pegawai dealer Xiaomi sebelumnya mengakui bahwa dalam dua tahun terakhir, Xiaomi Auto lebih fokus pada pengembangan produk dan merek. Hal ini menyebabkan pengelolaan penjualan terasa kurang maksimal, bahkan menyebabkan tingkat turnover karyawan yang tinggi meskipun menawarkan gaji yang kompetitif. Namun, sejak akhir tahun lalu, dengan masuknya sejumlah mantan personel Tesla, terjadi perubahan signifikan. Pendekatan berbasis proses, data, dan manajemen yang lebih sistematis mulai diterapkan, secara nyata meningkatkan kemampuan tim penjualan di lapangan.

Langkah memperkuat tim penjualan ini menjadi sangat krusial, terutama setelah fase "ledakan" pesanan Xiaomi SU7 mulai beralih ke periode yang lebih stabil. Sistem pengembangan talenta ala Tesla dianggap sangat cocok dengan kebutuhan Xiaomi saat ini untuk mempertahankan momentum dan mengoptimalkan penjualan. Sebagai informasi, Xiaomi SU7 generasi terbaru mencatatkan lebih dari 15.000 pesanan hanya dalam 34 menit sejak peluncuran, dengan total pesanan terkunci melampaui 30.000 unit hingga 23 Maret, menandakan minat pasar yang masih sangat tinggi terhadap mobil listrik besutan Xiaomi ini.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar