Mobil Hybridmu Butuh Bensin Ini

Dana Sulistiyo

Mobil Hybridmu Butuh Bensin Ini

Cerita.co.id, Jakarta – Bagi para pemilik kendaraan hybrid, jangan sekali-kali mengabaikan jenis bahan bakar yang digunakan. Kesalahan dalam memilih bensin ternyata bisa berakibat fatal, tidak hanya pada performa mesin, tetapi juga pada isi dompet Anda. Menurut Auto2000, seperti dilansir Cerita.co.id, pemilihan bahan bakar yang tepat adalah kunci untuk memaksimalkan efisiensi dan menjaga kelestarian lingkungan yang ditawarkan oleh teknologi hybrid.

Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, menjelaskan bahwa jantung dari mobil hybrid adalah mesin bensin yang dirancang untuk efisiensi tinggi namun tetap bertenaga. "Di balik kap mesin, tersemat teknologi canggih seperti Dual VVT-i atau katup variabel, dengan rasio kompresi mesin yang seringkali di atas 13:1. Pada model seperti New Kijang Innova Zenix Hybrid EV, mesinnya mengaplikasikan teknologi Dynamic Force Engine. Bensin sesuai rekomendasi Toyota sangat vital untuk menjaga proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin agar optimal dan menghasilkan tenaga sesuai kebutuhan," tegasnya.

Mobil Hybridmu Butuh Bensin Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ancaman Knocking dan Kerusakan Mesin Serius

COLLABMEDIANET

Auto2000 mengingatkan, penggunaan bensin dengan nilai oktan lebih rendah dari anjuran pada mesin hybrid Toyota dapat memicu fenomena knocking atau detonasi. Kondisi ini terjadi ketika bahan bakar terbakar sendiri sebelum busi memercikkan api sesuai siklus kerja mesin. Gejala knocking ini, yang kerap disebut ‘ngelitik’, menandakan pembakaran tidak sempurna.

Akibatnya, mesin akan kehilangan daya atau ‘ngempos’, memaksa pengemudi menekan pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan tenaga yang diinginkan. Suara ‘ngelitik’ ini akan semakin jelas terdengar saat kendaraan berada dalam kondisi berat, seperti saat muatan penuh, menyalip, atau melaju di jalan menanjak. Detonasi bukanlah masalah sepele dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Deposit Kotoran dan Biaya Perbaikan Mahal

Pembakaran yang tidak sempurna akibat oktan rendah juga memicu timbulnya deposit kotoran di dalam ruang mesin. Endapan ini secara bertahap akan mengganggu kinerja mesin dan menyebabkan suhu ruang mesin meningkat drastis. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan komponen mesin vital. Jika dibiarkan terus-menerus, mesin bisa ‘jebol’ dan memerlukan perbaikan besar atau ‘turun mesin’, yang tentu saja akan menguras biaya yang sangat besar.

Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu mengisi bahan bakar dengan nilai oktan sesuai rekomendasi pabrikan. Bagi pemilik mobil hybrid Toyota, umumnya RON (Research Octane Number) bensin yang direkomendasikan adalah 91 atau lebih tinggi untuk memastikan performa mesin yang optimal.

Mematuhi rekomendasi bahan bakar dari Toyota bukanlah kerugian, melainkan investasi cerdas. Bahan bakar yang sesuai akan meningkatkan efisiensi mesin, berujung pada penghematan konsumsi bahan bakar dalam jangka panjang. Untuk memastikan kebutuhan oktan yang tepat bagi kendaraan Anda, selalu periksa buku petunjuk penggunaan kendaraan. Pilihan bensin yang tepat adalah langkah kecil yang memberikan dampak besar bagi kesehatan mobil hybrid Anda.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar