Alex Marquez Kehilangan Sentuhan

Dana Sulistiyo

Alex Marquez Kehilangan Sentuhan

Cerita.co.id – Musim balap tahun ini menjadi periode yang penuh tanda tanya bagi Alex Marquez. Berbanding terbalik dengan performa cemerlangnya di musim sebelumnya, pembalap asal Spanyol ini justru kesulitan menemukan ritme terbaiknya. Jangankan meraih kemenangan, podium pun belum pernah ia sentuh hingga kini. Ada apa gerangan dengan adik kandung Marc Marquez ini?

Menurut data yang dihimpun Cerita.co.id dari berbagai sumber, Alex Marquez saat ini terdampar di posisi kedelapan klasemen sementara dengan raihan 13 poin. Namun, posisinya sangat rentan. Ia hanya berjarak dua angka dari pembalap di peringkat ke-12, sementara selisihnya dengan posisi ketujuh melebar hingga 16 poin. Secara matematis, Alex lebih berisiko terperosok ke posisi bawah daripada merangkak naik ke papan tengah.

Alex Marquez Kehilangan Sentuhan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pencapaian terbaiknya sejauh ini hanyalah finis di posisi keenam pada dua seri pembuka. Sebuah catatan yang jauh panggang dari api jika dibandingkan dengan musim lalu, di mana ia mampu finis sebagai runner-up dan bahkan sempat digadang-gadang sebagai penantang gelar juara.

COLLABMEDIANET

Pembalap berusia 27 tahun itu sendiri mengakui adanya perbedaan signifikan pada sensasi motor tunggangannya musim ini. Bukan soal kecepatan yang menurun, melainkan perasaan yang tak lagi sama, terutama pada sektor pengereman.

“Bukan hanya bagian depan, stabilitas belakang juga menjadi masalah,” ungkap Alex Marquez, seperti dikutip Cerita.co.id. Ia melanjutkan, “Cara kami memasuki tikungan terasa tidak stabil. Dan itu benar-benar merusak kepercayaan diri pembalap ketika mencoba masuk tikungan dengan benar.” Pernyataan ini mengindikasikan bahwa masalah bukan hanya pada satu komponen, melainkan pada keseimbangan motor secara keseluruhan.

Kondisi ini secara langsung memengaruhi gaya balap Alex. Ia mengaku tidak lagi mampu mengaplikasikan teknik balap agresif seperti musim lalu. Kehilangan kepercayaan diri membuatnya enggan mengambil risiko tinggi di lintasan.

“Saya bermain lebih defensif karena saya tidak memiliki kepercayaan diri sebanyak tahun lalu,” jelas Alex. “Saya tidak memiliki sentuhan yang sama. Ketika saya mencoba bermain seperti yang saya inginkan, saya akhirnya jatuh.” Pengakuan ini menggambarkan betapa dilematisnya posisi sang pembalap saat ini.

Namun, Alex Marquez bukan tipe pembalap yang mudah menyerah. Ia menegaskan akan terus berjuang keras untuk memperbaiki performanya hingga akhir musim.

“Kami perlu fokus, hidup dengan masalah yang kami hadapi, dan saya yakin Ducati akan menemukan solusinya,” pungkasnya, menunjukkan optimisme terhadap tim pabrikan yang menaunginya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar