Cerita.co.id melaporkan dari Jakarta, para investor dan konsumen emas batangan Antam dihadapkan pada stabilitas harga yang mengejutkan menjelang perayaan Idulfitri 2026. Pada Sabtu, 21 Maret 2026, harga emas murni produksi PT Aneka Tambang Tbk ini tercatat tidak bergeming dari posisi sebelumnya, bertahan di angka Rp2.893.000 per gram. Keputusan ini, yang mempertahankan harga sama seperti hari-hari sebelumnya, memberikan kepastian bagi mereka yang ingin berinvestasi atau sekadar memantau pergerakan komoditas berharga ini di tengah suasana libur Lebaran.
Namun, dinamika berbeda terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam. Setelah sempat stabil, harga buyback justru mengalami penurunan signifikan, kini ditetapkan pada level Rp2.610.000 per gram. Kondisi ini tentu menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pemilik emas yang berencana melepas investasinya di momen Lebaran, mengingat selisih yang semakin lebar antara harga jual dan harga beli kembali.

Penting bagi para pembeli untuk memahami regulasi pajak yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, setiap transaksi pembelian emas batangan akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9 persen. Namun, bagi pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat bertransaksi, mereka berhak mendapatkan tarif pajak yang lebih rendah, yaitu 0,45 persen, sebuah insentif yang patut dimanfaatkan untuk mengoptimalkan investasi.

Related Post
Sebagai informasi pelengkap, PT Antam menawarkan produk emas batangan dalam berbagai denominasi, mulai dari ukuran terkecil 0,5 gram hingga batangan masif 1 kilogram, memberikan fleksibilitas bagi berbagai skala investasi. Berikut adalah daftar harga emas Antam per Sabtu, 21 Maret 2026, yang dirangkum Cerita.co.id:
- 0,5 gram: Rp1.496.500
- 1 gram: Rp2.893.000
- 2 gram: Rp5.726.000
- 3 gram: Rp8.564.000
- 5 gram: Rp14.240.000
- 10 gram: Rp28.564.000
- 25 gram: Rp70.937.000
Fluktuasi harga ini, terutama pada buyback, menjadi sorotan utama di tengah momen perayaan Lebaran, menunjukkan pasar emas yang tetap dinamis meskipun harga jual stabil.









Tinggalkan komentar