Purbaya Sentil Integritas Kemenkeu

Purbaya Sentil Integritas Kemenkeu

Cerita.co.id melaporkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (10/3/2026) melantik 1.585 pejabat baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Dalam momen penting di Aula Dhanapala tersebut, Purbaya secara terang-terangan menyinggung isu integritas yang belakangan ini menjadi sorotan tajam publik, terutama menyusul sejumlah kasus yang menjerat aparat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Purbaya menegaskan bahwa Kemenkeu memegang peranan krusial dalam pengelolaan keuangan negara. Oleh karena itu, setiap pelanggaran yang dilakukan oleh pegawainya tidak hanya mencoreng nama baik institusi, tetapi juga dapat menimbulkan dampak yang luas bagi negara. "Ke depan saya harapkan teman-teman semua menyadari betul tugas Anda, apa dampaknya ke negara kalau tidak hati-hati," ujarnya, menekankan bahwa jabatan di Kemenkeu menyangkut uang rakyat yang harus dijaga dengan disiplin dan integritas.

Purbaya Sentil Integritas Kemenkeu
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Bendahara negara itu juga menyoroti bahwa integritas harus diwujudkan secara nyata dalam pekerjaan sehari-hari, bukan sekadar komitmen tertulis. Berbagai kasus yang mencuat, seperti penangkapan aparat Bea Cukai dan permasalahan serupa di DJP, telah berdampak negatif pada citra Kemenkeu di mata publik. "Kalau Anda lihat saja di Bea Cukai ada yang ditangkap baru-baru ini. Wajar kalau kemudian orang menilai macam-macam," kata Purbaya, mengakui bahwa situasi ini membuat upaya menjaga kepercayaan publik menjadi sangat tidak mudah.

COLLABMEDIANET

Meski demikian, Purbaya juga mengakui bahwa mayoritas pegawai Kemenkeu bekerja dengan baik dan berdedikasi. Namun, ia menyayangkan tindakan segelintir oknum yang mampu merusak citra lembaga secara keseluruhan. "Saya tahu sebagian besar orang-orang di sini baik-baik. Tapi karena satu dua orang, nila setitik rusak semua citra integritas kita," imbuhnya. Ia menambahkan bahwa menjaga citra Kemenkeu di tengah berbagai kasus yang muncul secara beruntun merupakan tantangan besar, karena publik kerap mengaitkan setiap masalah dengan institusi secara menyeluruh.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar