Cerita.co.id melaporkan, pasar sepeda motor di Asia Tenggara mengukir rekor penjualan luar biasa tahun lalu, dengan total unit yang terjual menembus angka fantastis 15 juta. Pencapaian ini menandai volume penjualan tertinggi yang pernah dicatat sejak era pra-pandemi COVID-19, menunjukkan kebangkitan signifikan di sektor otomotif roda dua.
Dari total penjualan regional tersebut, Indonesia tampil sebagai kontributor utama, menyumbangkan sekitar 6 juta unit. Angka ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pilar utama industri roda dua di kawasan, meskipun pertumbuhan penjualan di Tanah Air terbilang moderat, hanya 0,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, 8 hingga 9 juta unit sisanya merupakan akumulasi dari sembilan negara lain di Asia Tenggara.
Menurut data yang dihimpun oleh Motorcycles Data, penjualan motor di Asia Tenggara secara keseluruhan melonjak 4,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini adalah kali pertama sejak 2019, pasar ASEAN berhasil melampaui ambang batas 15 juta unit dalam setahun.

Related Post
Beberapa negara mencatat pertumbuhan yang sangat impresif. Vietnam memimpin dengan lonjakan penjualan paling signifikan, melonjak 13,5 persen. Pertumbuhan di Vietnam didongkrak oleh permintaan kuat, baik untuk model konvensional maupun kendaraan listrik yang semakin populer di sana. Thailand juga menunjukkan performa cemerlang dengan kenaikan 9,8 persen, diikuti oleh Malaysia (3,5 persen), Filipina (2,8 persen), dan bahkan Singapura, yang merupakan pasar terkecil, berhasil tumbuh 1,3 persen.
Namun, tidak semua negara di kawasan ini merasakan euforia yang sama. Myanmar dan Kamboja menjadi dua pengecualian, mengalami penurunan penjualan masing-masing 53 persen dan 10,4 persen. Situasi politik dan ekonomi yang kurang stabil di kedua negara tersebut disebut-sebut sebagai pemicu utama kemerosotan ini.
Para pengamat industri memprediksi tren positif ini akan berlanjut. Penjualan sepeda motor di Asia Tenggara diperkirakan akan stabil atau bahkan naik tipis pada tahun ini. Permintaan konsumen yang stabil, peluncuran model-model baru yang inovatif, serta penetrasi kendaraan listrik yang semakin terjangkau, diyakini akan terus menopang pertumbuhan pasar roda dua di seluruh kawasan.









Tinggalkan komentar