Cerita.co.id – Kabar mengejutkan sekaligus memicu rasa iri datang dari Vietnam. Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, raksasa otomotif Honda dikabarkan siap meluncurkan skuter listrik terbarunya, Honda Activa e:. Model ini digadang-gadang sebagai jawaban atas kebutuhan kendaraan listrik terjangkau dengan spesifikasi mumpuni, menawarkan jarak tempuh impresif 102 km dan dibanderol setara Rp 21 jutaan, harga yang mirip dengan Honda BeAT di Indonesia.
Kehadiran Activa e: di Vietnam ini tak pelak menjadi tamparan keras bagi ekspektasi konsumen di Tanah Air. Di saat negeri tetangga bersiap menyambut era baru elektrifikasi dengan produk yang menjanjikan, Indonesia—sebagai pasar sepeda motor terbesar di ASEAN—justru dihadapkan pada ironi ganda: ketidakpastian produk baru dari sang penguasa pasar, serta realitas pahit penjualan motor listrik nasional yang sedang terjun bebas.
Secara teknis, Honda Activa e: adalah jawaban yang selama ini dinanti oleh konsumen yang skeptis terhadap motor listrik berjarak tempuh pendek. Berbeda jauh dengan Honda EM1 e: yang sebelumnya menuai kritik terkait performa dan harga yang kurang kompetitif, Activa e: hadir dengan spesifikasi yang jauh lebih menjanjikan. Dengan daya jelajah 102 kilometer dalam sekali pengisian, skuter listrik ini menjawab keraguan konsumen terhadap motor listrik berjarak tempuh pendek. Kehadirannya diprediksi akan mengisi celah strategis antara model entry-level ICON e: dan premium CUV e: dalam peta jalan produk Honda di Asia.

Related Post
Pertanyaan besar pun muncul: mengapa Honda begitu agresif menghadirkan inovasi di Vietnam, sementara di Indonesia mereka terkesan menahan diri? Banyak yang berharap, spesifikasi menggoda dari Activa e: yang setara dengan harga motor konvensional populer, bisa segera menjadi kenyataan di jalanan Tanah Air, bukan hanya sekadar mimpi yang tertahan di negeri tetangga. Konsumen Indonesia tentu menantikan langkah konkret dari Honda untuk menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga ramah di kantong dan sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian.









Tinggalkan komentar