Lautan sepeda motor yang memadati jalanan Jakarta bukan lagi sekadar pemandangan biasa, melainkan cerminan dari sebuah fakta global yang mengejutkan. Cerita.co.id melaporkan, pada tahun 2025, Indonesia resmi mengukuhkan posisinya sebagai negara dengan populasi sepeda motor terbesar kedua di dunia, menembus angka fantastis 112 juta unit. Angka ini menempatkannya di atas raksasa ekonomi seperti China dan hanya kalah dari India, menegaskan dominasi Asia dalam lanskap mobilitas roda dua.
Data global terbaru untuk tahun 2025 secara gamblang melukiskan peta kekuatan tak terbantahkan kawasan Asia dalam budaya berkendara roda dua. India memimpin jauh di puncak klasemen dengan total armada mencapai 221 juta unit. Diikuti ketat oleh Indonesia yang membanggakan 112 juta unit, sebuah angka yang mengindikasikan bahwa hampir setiap dua penduduk Indonesia memiliki satu sepeda motor.
Posisi ketiga ditempati oleh China, yang ekonominya jauh lebih besar, dengan 85 juta unit. Selanjutnya, Vietnam menyusul di peringkat keempat dengan 58 juta unit, dan Thailand melengkapi lima besar dengan 22 juta unit. Komposisi ini memperjelas bahwa sepeda motor adalah nadi utama mobilitas di negara-negara berkembang, terutama di Asia Tenggara.

Related Post
Daftar sepuluh besar dunia dilengkapi oleh Pakistan (18 juta unit), Malaysia (15 juta unit), serta Brazil dan Nigeria yang masing-masing memiliki 14 juta unit. Filipina menutup daftar ini dengan 13 juta unit. Angka-angka ini menegaskan bahwa sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung ekonomi dan aksesibilitas bagi jutaan masyarakat di berbagai belahan dunia.
Keunggulan Indonesia tidak hanya terbatas pada tingginya angka konsumsi. Lebih dari itu, negeri ini juga memantapkan posisinya sebagai basis produksi global yang vital, menjadi salah satu pusat manufaktur sepeda motor terbesar di dunia. Ribuan unit motor diproduksi setiap hari di pabrik-pabrik di Indonesia, memenuhi kebutuhan pasar domestik dan diekspor ke berbagai belahan dunia, memperkuat posisi strategisnya dalam industri otomotif global.
Fenomena ini, di satu sisi, mencerminkan efisiensi dan aksesibilitas sepeda motor sebagai solusi transportasi massal yang terjangkau bagi jutaan masyarakat. Namun, di sisi lain, juga menghadirkan tantangan signifikan terkait infrastruktur jalan, manajemen lalu lintas, hingga isu lingkungan. Dengan status sebagai raksasa roda dua global, Indonesia kini dihadapkan pada tugas besar untuk menyeimbangkan pertumbuhan mobilitas dengan keberlanjutan kota dan kenyamanan warganya.









Tinggalkan komentar