Cerita.co.id — Di tengah gempuran kendaraan listrik (EV) yang mendominasi pasar otomotif global, Audi justru menunjukkan taji luar biasa di Tiongkok. Melalui usaha patungan FAW-Audi, pabrikan asal Jerman ini berhasil memikat sebagian konsumen EV untuk kembali melirik kemewahan mobil bertenaga bensin, bahkan merebut kembali posisi puncak di segmen tersebut setelah enam tahun.
Pencapaian ini bukan isapan jempol belaka. Pada tahun 2025, FAW-Audi mencatat penjualan grosir sebanyak 566.988 unit dan penjualan ritel 570.088 unit. Angka yang lebih mencengangkan adalah dominasi mereka di pasar kendaraan mewah bertenaga bensin Tiongkok dengan pangsa pasar 25,2%, serta 26,8% di pasar kendaraan bertenaga bensin secara keseluruhan. Ini menandai kembalinya Audi ke posisi teratas setelah absen selama enam tahun, sebuah indikasi kuat akan daya tarik merek tersebut.
Keberhasilan ini tak lepas dari strategi komprehensif FAW-Audi yang menuntaskan tata letak "kemewahan di semua domain" pada tahun lalu. Dengan matriks produk yang mencakup 42 model, mulai dari kendaraan bertenaga bensin hingga energi baru di seluruh segmen A hingga D, Audi menawarkan pilihan yang sangat beragam. Secara spesifik, Audi A6L menjadi primadona dengan menduduki peringkat pertama penjualan di pasar sedan mewah segmen C, membukukan 172.000 unit. Tak kalah, Audi Q5L juga menunjukkan performa cemerlang dengan penjualan tahunan mencapai 140.000 unit, menjadikannya SUV mewah segmen B terlaris di segmen bertenaga bensin.

Related Post
Melihat perkembangan pesat teknologi pengemudian cerdas di Tiongkok, Audi tidak tinggal diam. Produsen mobil tradisional ini aktif mencari kolaborasi dengan perusahaan teknologi terkemuka untuk meningkatkan tingkat kecerdasan produk mereka. Sejak awal tahun 2021, Audi dilaporkan telah menjalin kemitraan strategis dengan raksasa teknologi Tiongkok, Huawei, untuk bersama-sama mengembangkan sistem pengemudian cerdas yang disesuaikan.
Hasil kolaborasi ini diperkirakan akan mulai terwujud pada tahun 2025, di mana kendaraan-kendaraan Audi akan dilengkapi dengan sistem penggerak canggih Qiankun ADS dari Huawei. Langkah ini menunjukkan komitmen Audi untuk tidak hanya unggul dalam kemewahan dan performa, tetapi juga dalam inovasi teknologi, memastikan relevansi dan daya saing mereka di pasar Tiongkok yang dinamis.









Tinggalkan komentar