Cerita.co.id – Sorotan tajam warganet kerap mengiringi perjalanan karier pebalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, di ajang Moto3 2026. Tak jarang, namanya ‘dibenturkan’ dengan rival senegaranya, Hakim Danish dari Malaysia. Menanggapi fenomena perbandingan yang masif ini, Veda akhirnya buka suara mengenai hubungannya dengan pebalap Negeri Jiran tersebut.
Performa kedua pebalap memang menjadi magnet tersendiri bagi para penggemar balap motor di media sosial. Setiap unggahan video aksi Veda tak pernah luput dari komentar yang membandingkannya dengan Danish. Hingga delapan seri Moto3 2026 berjalan, Veda Ega Pratama memang menunjukkan dominasi. Ia kokoh di posisi keenam klasemen sementara dengan 71 poin, mengukir dua kali podium ketiga di Brasil dan Prancis.
Sementara itu, Hakim Danish, yang membela tim AEON Credit – MT Helmets – MSI, berada di urutan ke-10 dengan koleksi 48 poin, dengan satu podium ketiga di Moto3 Catalunya 2026. Meski persaingan di lintasan begitu ketat dan kerap memicu perdebatan di kalangan penggemar, Veda menegaskan bahwa di luar sirkuit, ia dan Danish memiliki hubungan yang sangat baik.

Related Post
Dalam sebuah wawancara eksklusif di Jakarta, Selasa (9/6/2026), Veda dengan santai menjelaskan, "Kalau di off track ya, normal aja. Kita temenan dari waktu balap ATC (Asia Talent Cup). Kita (berteman) normal aja kalau di off track. Cuma kalau di track, kita nggak bisa temenan sih," ujarnya sembari terkekeh. Ia menambahkan, persaingan di lintasan adalah hal yang lumrah bagi setiap pebalap profesional.
Menurut Veda, semangat untuk meraih kemenangan adalah naluri dasar setiap rider. "Ya normal lah. Namanya rider kan ingin menang, cuma satu pebalap yang menang. Ya kita fight, cuma kalau off track kita berteman," jelas putra dari mantan pebalap legendaris Sudarmono ini.
Perjalanan Veda menuju panggung Moto3 memang tak lepas dari bimbingan sang ayah yang menjadi mentor utamanya. Lahir pada 23 November 2008, Veda telah menorehkan prestasi gemilang, termasuk menjuarai Asia Talent Cup 2023. Kariernya semakin melesat setelah menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025, mengasah bakatnya hingga menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil menjejakkan kaki di podium Moto3.









Tinggalkan komentar