Untung Ratusan Miliar Sponsor MotoGP

Untung Ratusan Miliar Sponsor MotoGP

Cerita.co.id, Jakarta – Mengapa perusahaan rela menggelontorkan dana fantastis untuk menjadi sponsor tim MotoGP? Pertanyaan ini relevan mengingat PT Pertamina Lubricants telah hampir tiga tahun menjalin kemitraan strategis dengan VR46 Racing Team. Dengan nilai kontrak yang ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah per tahun, apa saja keuntungan konkret yang berhasil dipetik oleh perusahaan pelumas nasional tersebut?

Kemitraan Pertamina Lubricants dengan tim balap yang kini bernama Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu resmi dimulai sejak awal 2024 dan dijadwalkan berakhir pada penghujung 2026. Meskipun detail angka kontrak selalu menjadi rahasia dapur, laporan dari media GPOne pernah mengindikasikan bahwa posisi sponsor utama di tim MotoGP membutuhkan investasi minimal 12 juta euro (sekitar Rp 240 miliar) hingga 20 juta euro (sekitar Rp 410 miliar) per musim. Angka fantastis ini secara tidak langsung dibenarkan oleh Nugroho Setyo Utomo, VP Marketing PT Pertamina Lubricants, yang mengakui nilai kerja sama mereka memang menembus angka ratusan miliar rupiah.

Untung Ratusan Miliar Sponsor MotoGP
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lantas, apa imbal balik dari investasi jumbo tersebut? Menurut Nugroho, kemitraan ini telah memberikan dampak yang luar biasa. "Dua hingga tiga tahun terakhir ini, exposure-nya luar biasa, business opportunity-nya juga luar biasa," ujar Nugroho Setyo Utomo saat ditemui di Gedung Bank Mega, Tendean, Jakarta Selatan. Ia menambahkan, kolaborasi dengan VR46 tak hanya meningkatkan visibilitas merek di kancah global, tetapi juga membuka pintu bagi tawaran kerja sama dari berbagai mitra internasional lainnya. "Partner global kita sebelumnya sudah ada, tapi ditambah dengan kemitraan VR46, ini semakin kuat," tegasnya, mengindikasikan bahwa ajang MotoGP menjadi platform efektif untuk memperluas jaringan bisnis dan memperkuat posisi di pasar global.

COLLABMEDIANET

Menjelang paruh kedua musim terakhir kontrak, Pertamina Lubricants kini tengah melakukan evaluasi komprehensif terkait kelanjutan kemitraan. "Kemitraan pertama kami memang sampai 2026. Sekarang kami sedang mengkaji kelanjutannya karena banyak pertimbangan," jelas Nugroho. Faktor-faktor krusial seperti performa tim di lintasan, pencapaian strategis yang telah diraih, tingkat exposure merek, serta inovasi dan pengembangan produk yang telah dilakukan menjadi tolok ukur utama. Komunikasi intens dan berkelanjutan dengan pihak VR46 Racing Team pun terus dilakukan, mencerminkan dinamika negosiasi yang lazim terjadi di penghujung kontrak, baik untuk sponsor maupun pembalap.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar