Cerita.co.id melaporkan, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin baru-baru ini melakukan kunjungan penting ke lokasi pengembangan Proyek Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional. Kawasan strategis ini berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dan kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa, 21 Juni 2026, menandai langkah serius pemerintah dalam mewujudkan kemandirian industri otomotif berbasis listrik di Tanah Air.
Melalui akun Instagram pribadinya, @sjafrie.sjamsoeddin, Menhan Sjafrie menjelaskan bahwa area di Subang ini dirancang secara komprehensif sebagai ekosistem manufaktur terpadu. Fasilitas yang akan dibangun sangat lengkap, mencakup pabrik baterai, pusat penelitian dan pengembangan (R&D) mutakhir, fasilitas pengujian kendaraan, serta jaringan logistik kereta api yang efisien. Berbagai industri pendukung juga akan diintegrasikan untuk menciptakan ekosistem yang mandiri dan berkelanjutan.
Ambisi besar proyek ini juga mencakup peluncuran motor listrik nasional yang disebut-sebut akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Chief Technology Officer (CTO) BPI, Danantara Sigit Puji Santosa, memberikan sedikit bocoran mengenai rencana peluncuran yang sangat dinantikan tersebut.

Related Post
Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 Juli 2026, Sigit awalnya enggan mendahului pengumuman resmi dari Presiden. Namun, ia memastikan bahwa identitas pihak yang akan ditugaskan untuk memproduksi motor listrik nasional akan diumumkan pada 13 Agustus mendatang. "Pokoknya nanti akan diumumkan nanti tanggal 13 (Agustus). Nanti aja," ujarnya singkat, memancing rasa penasaran publik.
Sigit juga mengklarifikasi peran PT Pindad dalam proyek otomotif nasional ini. Berbeda dengan spekulasi yang beredar, Pindad tidak akan memproduksi motor listrik nasional. "Pindad jadi ke mobil, motor listrik ada lagi penugasan yang lain," tegas Sigit. Ini berarti PT Pindad akan memfokuskan energinya pada pengembangan dan produksi mobil nasional, sementara entitas lain akan mengemban tugas untuk motor listrik.
Pabrik mobil nasional yang digarap oleh PT Pindad ini rencananya akan berdiri kokoh di Subang, Jawa Barat, selaras dengan lokasi yang dikunjungi Menhan. Tahap awal pengembangan kawasan industri terintegrasi ini menargetkan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun pada 2028. Sebagai bagian dari visi jangka panjang, kapasitas produksi diharapkan dapat meningkat drastis hingga 300.000 unit per tahun, menandakan ambisi besar Indonesia untuk menjadi pemain kunci di kancah industri otomotif global.








Tinggalkan komentar