Strategi Besar PTPN III Ubah Wajah BUMN

Strategi Besar PTPN III Ubah Wajah BUMN

Cerita.co.id – Langkah besar tengah diambil oleh Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) dalam upaya merombak total wajah perusahaan. Bukan sekadar perubahan kosmetik, transformasi yang dijalankan merupakan sebuah strategi menyeluruh untuk memastikan perusahaan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjadi pemain utama dalam menjaga ketahanan pangan dan energi nasional.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, mengungkapkan bahwa proses transformasi ini tidak dilakukan secara instan. Perusahaan telah menyusun peta jalan yang terstruktur, yang dibagi ke dalam beberapa fase krusial guna memastikan setiap perubahan memiliki landasan yang kuat dan tidak mengganggu stabilitas operasional yang sedang berjalan.

Strategi Besar PTPN III Ubah Wajah BUMN
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Denaldy, fase paling awal dan paling menantang adalah fase surviving atau bertahan hidup. Fase ini menjadi prioritas utama ketika perusahaan berada di bawah tekanan kinerja yang berat atau saat menghadapi kerugian finansial. Dalam kondisi kritis seperti itu, fokus utama manajemen adalah memastikan roda operasional tetap berputar dan perusahaan tetap memiliki napas untuk terus melangkah.

COLLABMEDIANET

"Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu memiliki fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita mengalami kerugian, prioritas utama kita adalah berpikir tentang langkah penyelamatan. Kita harus memastikan perusahaan tetap bertahan untuk hidup," ujar Denaldy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Setelah berhasil melewati masa sulit dan kondisi keuangan mulai menunjukkan stabilitas, PTPN kemudian melangkah ke tahap berikutnya, yakni fix the fundamental. Pada tahap ini, fokus perusahaan beralih pada perbaikan fondasi bisnis dan penyempurnaan proses bisnis internal. Tujuannya adalah untuk menciptakan struktur organisasi dan sistem kerja yang lebih efisien, transparan, dan tangguh sebagai modal utama untuk membangun pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Denaldy menjelaskan bahwa peran PTPN kini semakin strategis di mata pemerintah. Perusahaan tidak lagi hanya berfokus pada komoditas perkebunan konvensional seperti kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi. Sebagai bagian dari mandat negara dalam memperkuat ketahanan pangan, PTPN kini mendapatkan penugasan khusus untuk mengembangkan berbagai komoditas pangan lainnya.

Beberapa komoditas baru yang kini masuk dalam radar pengembangan PTPN meliputi bawang putih, kedelai, hingga ubi kayu. Diversifikasi komoditas ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung kedaulatan pangan nasional di tengah ketidakpastian global.

Langkah ekspansi ke sektor pangan ini juga membuka peluang lebar bagi PTPN untuk menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya adalah dengan menggandeng institusi pendidikan dan perguruan tinggi guna mendorong inovasi teknologi pertanian. Melalui sinergi antara dunia industri dan akademisi, PTPN berharap dapat menemukan metode budidaya dan pengolahan hasil bumi yang lebih modern dan produktif. Melansir informasi dari cerita.co.id, transformasi ini diharapkan mampu membawa PTPN menjadi tulang punggung ekonomi hijau di masa depan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar