Saham IATA Melesat IHSG Akhir Juli Gemilang

Saham IATA Melesat IHSG Akhir Juli Gemilang

Cerita.co.id melaporkan, pasar modal Indonesia menutup bulan Juli 2026 dengan performa yang membanggakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri sesi perdagangan terakhir pada Jumat (31/7/2026) dengan penguatan signifikan, mencapai level 6.236. Kenaikan ini didorong oleh sentimen positif di berbagai sektor, dengan saham PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) menjadi bintang utama yang meroket tajam.

Pada penutupan perdagangan tersebut, IHSG tercatat naik 49,77 poin atau setara 0,80 persen. Aktivitas pasar menunjukkan dominasi saham-saham yang menguat, dengan 455 saham bergerak naik, sementara 205 saham melemah, dan 303 saham lainnya stagnan. Total nilai transaksi perdagangan hari itu mencapai angka fantastis Rp18 triliun, melibatkan pertukaran 31,3 miliar lembar saham yang menunjukkan tingginya minat investor.

Saham IATA Melesat IHSG Akhir Juli Gemilang
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Tak hanya IHSG, indeks-indeks utama lainnya juga kompak berada di zona hijau. Indeks LQ45 naik 0,39 persen ke 621, diikuti oleh Indeks JII yang menguat 0,39 persen ke 370. Indeks IDX30 juga membukukan kenaikan 0,34 persen ke 349, dan Indeks MNC36 naik 0,33 persen ke 270. Hampir seluruh sektor industri menunjukkan performa positif, meliputi infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, teknologi, energi, konsumer non-siklikal, keuangan, industri, dan kesehatan. Hanya sektor konsumer siklikal yang tercatat melemah tipis.

COLLABMEDIANET

Di antara deretan saham yang melonjak, PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) mencuri perhatian dengan kenaikan fantastis sebesar 33,33 persen, menutup perdagangan di harga Rp76 per saham. Selain IATA, saham PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) juga menunjukkan kinerja impresif dengan kenaikan 24,85 persen menjadi Rp4.070, serta PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang menguat 24,56 persen ke level Rp710.

Namun, di sisi lain, beberapa saham harus rela masuk daftar top losers. Di antaranya adalah PT Destinasi Tirta Nusantara Tbk (PDES) yang turun 9,66 persen ke Rp374, PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melemah 8,72 persen ke Rp34.000, dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) yang terkoreksi 8,62 persen di Rp530. Pergerakan pasar yang dinamis ini menjadi cerminan sentimen investor menjelang pergantian bulan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar