Cerita.co.id – Dunia transportasi bus tanah air kembali dihebohkan dengan kabar kembalinya Rian Mahendra ke perusahaan otobus (PO) Haryanto. Sosok yang dikenal sebagai "putra mahkota" dan sempat absen dari manajemen PO milik ayahnya, Haji Haryanto, kini dikonfirmasi telah kembali bergabung, memicu beragam reaksi positif dari internal perusahaan dan para penggemar bus.
Kabar kembalinya Rian ini disambut antusias oleh para karyawan, termasuk Subur, salah satu sopir senior PO Haryanto. Subur mengaku sangat gembira mendengar berita tersebut dan melihatnya sebagai angin segar bagi perusahaan. "Sepertinya sudah kembali lagi, bagus ya, Mas Rian dikenal banyak orang, sosoknya baik dan pintar," ujar Subur, seperti dikutip dari detikJateng, Kamis (2/7). Ia meyakini, kehadiran Rian akan membawa dampak positif dan kemajuan bagi PO Haryanto.
Konfirmasi resmi mengenai kembalinya Rian Mahendra ke jajaran manajemen PO Haryanto datang dari Muhammad Syafiq, menantu Haji Haryanto sekaligus Kepala Bagian Perawatan Armada. Syafiq membenarkan bahwa kakak iparnya itu telah kembali menduduki posisi di perusahaan. "Iya benar mas," katanya singkat saat dimintai konfirmasi. Meski demikian, Syafiq menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen maupun keluarga terkait detail peran atau posisi Rian. Haji Haryanto sendiri, sebagai pemilik perusahaan, juga belum memberikan tanggapan publik terkait kepulangan putranya.

Related Post
Tak lama setelah kabar kepulangannya beredar, Rian Mahendra sempat bertemu dengan komunitas bus mania. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan keinginannya untuk fokus sepenuhnya pada pekerjaan dan menghindari sorotan media untuk sementara waktu. "Aku mau fokus kerja dulu, jadi aku nggak mau nongol dulu di media-media," ujarnya melalui kanal Youtube Syahrulmu. Rian juga menegaskan komitmennya untuk mendedikasikan diri dan memberikan yang terbaik bagi ayahnya, serta berjanji akan membenahi banyak hal di PO Haryanto. "Ada banyak banget hal yang harus dibenahi. Pada sayang sama Pak Haji kan? Pengen makin membaik kan? Kalau mau, kasih saya waktu," pintanya, mengisyaratkan adanya perubahan signifikan yang akan ia bawa.
Sebagai kilas balik, Rian Mahendra diketahui diberhentikan dari manajemen PO Haryanto oleh ayahnya sendiri pada akhir tahun 2022 lalu, menyusul beberapa permasalahan internal. Setelah itu, Rian sempat mengontrak rumah di Karanganyar dan bahkan mencari pekerjaan di tempat lain, sebelum akhirnya mendirikan perusahaan otobus sendiri, PO MTI. Kini, kembalinya Rian ke "rumah" lamanya menandai babak baru yang penuh harapan bagi perjalanan salah satu perusahaan otobus terkemuka di Indonesia ini.









Tinggalkan komentar