RI Genjot EBT Lampaui 2300 MW Masa Depan Cerah?

RI Genjot EBT Lampaui 2300 MW Masa Depan Cerah?

Cerita.co.id, Jakarta – Indonesia terus memacu transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) secara bertahap, demi menghadirkan sumber energi yang andal, bersih, dan berkelanjutan bagi lebih dari 270 juta penduduknya. Langkah ini menjadi krusial dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjaga kelestarian lingkungan di tengah perubahan iklim global.

PLN Indonesia Power (PLN IP), sebagai salah satu ujung tombak transisi energi, mencatat pencapaian signifikan dengan total kapasitas pembangkit EBT yang dikelola telah melampaui 2.300 Megawatt (MW). Angka ini menunjukkan komitmen kuat perusahaan dalam mengembangkan energi hijau di tanah air.

RI Genjot EBT Lampaui 2300 MW Masa Depan Cerah?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Benardus Sudarmanta, mengungkapkan bahwa berbagai inisiatif konkret terus digalakkan. Program biomass cofiring di pembangkit batu bara menjadi salah satu upaya mengurangi emisi karbon. Selain itu, pengembangan pembangkit EBT seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terus dipercepat. Transformasi digital melalui inisiatif Digital Power Plant (DPP) juga menjadi fokus untuk meningkatkan efisiensi dan pengendalian operasional secara real time.

COLLABMEDIANET

"PLN Indonesia Power tidak hanya membangun pembangkit, kami membangun masa depan," tegas Benardus. "Energi yang kami hasilkan hari ini adalah fondasi bagi kemajuan Indonesia esok hari. Di usia kemerdekaan yang ke-80 ini, kami mengambil peran lebih besar: memastikan energi menjadi enabler utama bagi Indonesia menjadi negara maju."

Sebagai perusahaan pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, PLN IP telah menjadi penggerak roda ekonomi nasional melalui penyediaan listrik bagi sektor industri, UMKM, dan rumah tangga. Komitmen untuk menjadi motor transformasi ketenagalistrikan Indonesia semakin diperkuat di tengah dinamika global dan peningkatan kebutuhan energi bersih.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar