Cerita.co.id melaporkan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kepastian terkait potensi penambahan penerimaan kas negara yang diharapkan dari kehadiran PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Namun, ia menegaskan bahwa estimasi kontribusi tambahan terhadap keuangan negara tersebut masih dalam tahap penghitungan dan belum menghasilkan angka final. Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam konferensi pers Persiapan Operasional DSI yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, pada Minggu (31/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah secara serius tengah mengkaji dan menghitung besaran kontribusi DSI terhadap kas negara. "Sudah dihitung, tapi belum ketemu angkanya," ujar Purbaya, menanggapi pertanyaan awak media terkait progres perhitungan tersebut. Ia menambahkan bahwa proses evaluasi ini memerlukan waktu mengingat operasional DSI yang masih tergolong baru dan belum menunjukkan dampak penuhnya.

Pemerintah, lanjut Purbaya, berkomitmen untuk terus memantau dan melakukan kajian mendalam guna melihat dampak nyata dari kehadiran DSI. Tahap awal operasional ini menjadi krusial untuk mengumpulkan data dan menganalisis kinerja entitas baru tersebut secara komprehensif. "Jadi kita masih hitung terus, ini kan masih baru pertama kan ya. Kita belum bisa lihat seperti apa dampaknya," imbuhnya, menekankan perlunya observasi berkelanjutan.

Related Post
Untuk memastikan efektivitas dan kontribusi optimal DSI, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan melaksanakan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Tinjauan kinerja DSI dijadwalkan akan dilakukan setiap tiga bulan. Evaluasi triwulanan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kebijakan yang diterapkan berjalan efektif dan seberapa besar DSI mampu menyumbang terhadap pendapatan negara. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai peran DSI dalam memperkuat penerimaan negara di masa mendatang.









Tinggalkan komentar