Cerita.co.id – Konsumen mobil diimbau untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang dilakukan oknum sales. Sebuah kasus baru-baru ini mengungkap praktik licik di mana calon pembeli diminta mentransfer uang muka ke rekening pribadi sales, bukan langsung ke dealer resmi. Praktik ini menjanjikan kemudahan dan kecepatan mendapatkan unit, namun berujung pada kerugian finansial bagi konsumen yang lengah.
Modus penipuan ini seringkali dimulai dengan tawaran menggiurkan: unit mobil yang lebih cepat tersedia dari waktu normal. Syaratnya, konsumen harus segera mentransfer sejumlah uang sebagai tanda jadi ke rekening pribadi tenaga penjual tersebut. Janji-janji manis ini kerap membuat konsumen tergiur untuk segera memiliki mobil impian tanpa menyadari risiko yang mengintai.
Kasus penipuan ini terungkap melalui unggahan Kapolrestabes Surabaya, Luthfie Sulistiawan, yang berhasil membongkar jaringan oknum sales nakal. Dalam salah satu kasus, seorang oknum sales berhasil menipu calon konsumennya dengan meminta transfer sebesar Rp 15 juta ke rekening pribadinya. Konsumen tersebut awalnya berniat membeli mobil secara tunai dan diminta tanda jadi Rp 5 juta. Sales itu menjanjikan unit siap dalam seminggu dan langsung menanyakan pelunasan.

Related Post
Saat bertemu di dealer, oknum sales tersebut memberikan surat pemesanan kendaraan (SPK) dan meyakinkan konsumen untuk mentransfer ke rekening pribadinya dengan dalih akan mempermudah proses. "Mas, nggak transfer ke dealer kah? Ke rekening saya aja biar saya mudahkan," tiru oknum sales tersebut menceritakan modusnya. Dari uang yang diterima, ia hanya menyetor Rp 2 juta ke kasir kantor dealer, sementara uang sisanya masuk ke kantong pribadinya.
Agar kejadian serupa tidak terulang, oknum sales yang kini menjadi tersangka itu memberikan tips penting. Ia menyarankan agar konsumen selalu datang langsung ke dealer dan melakukan transaksi pembayaran di depan kasir. "Andai kata transfer, di depan kasir sekalian biar bisa dicek uang itu sudah masuk ke rekening dealer atau nggak," ujarnya, menekankan pentingnya verifikasi langsung.
Untuk pembelian secara kredit, konsumen juga diminta untuk tidak terburu-buru. Penting untuk menunggu hingga hasil BI checking keluar sebelum melakukan pembayaran atau menyerahkan uang muka. Kewaspadaan ekstra adalah kunci utama untuk menghindari jebakan penipuan yang dilakukan oknum sales tidak bertanggung jawab, demi keamanan transaksi dan kepastian mendapatkan unit mobil impian Anda.








Tinggalkan komentar