Sumber Cerita.co.id melaporkan fenomena mengerikan di China: ribuan mobil baru terbengkalai, berkarat, di lahan parkir seluas kuburan. Diskon gila-gilaan hingga 60% pun tak mampu menyelamatkan mereka dari nasib mengenaskan. Audi lokal dan SUV tujuh penumpang FAW teronggok tak berdaya, menjadi bukti kegagalan ambisius Negeri Tirai Bambu.
Di Chengdu, showroom mobil menawarkan pemandangan yang tak biasa. Mobil-mobil baru dijual dengan harga jauh di bawah harga pasaran. Ini bukan karena kualitas buruk, melainkan akibat kelebihan produksi yang luar biasa. Kebijakan pemerintah yang memaksakan target produksi 35 juta kendaraan per tahun pada 2025 telah menciptakan monster industri yang kini memakan dirinya sendiri.

"Ketika Beijing menetapkan industri otomotif sebagai industri strategis, setiap gubernur provinsi berlomba membangun pabrik mobil," ungkap Rupert Mitchell, analis yang pernah bekerja di startup EV China. Dorongan politik dan subsidi pemerintah membuat kapasitas produksi melampaui daya beli pasar. Hasilnya? Perang harga brutal yang telah berlangsung tiga tahun, dan tak berujung.

Related Post
Kini, kapasitas pabrik mobil China mampu memproduksi dua kali lipat dari angka produksi tahun lalu, yaitu 27,5 juta unit. Ribuan mobil baru terparkir, tak terjual, perlahan menjadi besi tua. Kisah sukses China di industri otomotif ternyata menyimpan sisi gelap yang mencekam: kuburan mobil yang terus meluas.








Tinggalkan komentar