Berdasarkan laporan Cerita.co.id, pasar otomotif Indonesia tengah mengalami anomali. Penjualan mobil baru merosot tajam hingga 10,1 persen pada periode Januari-Juli 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, di sisi lain, pasar mobil bekas justru tumbuh subur, mencatatkan peningkatan 8-10 persen di semester pertama 2025.
Harga mobil baru yang melambung tinggi menjadi faktor utama pergeseran tren ini. Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), menjelaskan bahwa konsumen kelas menengah ke bawah lebih memilih mobil bekas karena terbebas dari beban pajak tambahan seperti BBNKB. "Kondisi ekonomi yang sulit membuat mereka beralih ke mobil bekas," ungkap Kukuh usai rapat di kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Pertumbuhan pasar mobil bekas ini pun memicu menjamurnya bisnis di sektor tersebut, terutama di kota-kota besar. Salah satu contohnya adalah Focus Motor, yang baru saja membuka cabang baru di Tangerang, Banten. Agus, Chief Executive Officer Focus Motor Group, optimistis dengan inovasi garansi lima tahun yang ditawarkan perusahaan mampu mengubah peta persaingan di industri mobil bekas. "Kami yakin ini akan menjadi game changer," tegas Agus pada Rabu (27/8/2025). Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran signifikan dalam perilaku konsumen otomotif Indonesia yang patut diwaspadai oleh para pelaku industri.

Related Post









Tinggalkan komentar