Cerita.co.id, Jakarta – Setelah lebih dari 20 tahun berkiprah di industri otomotif Tiongkok, Mitsubishi Motors Corporation resmi mengakhiri produksi kendaraannya di Negeri Tirai Bambu. Langkah ini ditandai dengan pembubaran perusahaan patungannya, Shenyang Aerospace Mit. Engine Mfg. Ltd.
Keputusan berat ini diambil sebagai respons strategis terhadap perubahan lanskap industri otomotif China yang kini didominasi oleh kendaraan listrik (EV). Mitsubishi mengakui bahwa pergeseran pasar yang begitu cepat memaksa mereka untuk mengevaluasi kembali strategi bisnis di wilayah tersebut.

Perusahaan patungan Shenyang Aerospace Mitsubishi, yang didirikan pada tahun 1997, dulunya merupakan tulang punggung operasi Mitsubishi di Tiongkok. Pabrik mesin yang beroperasi sejak 1998, tidak hanya memproduksi powertrain untuk model Mitsubishi, tetapi juga memasok ke berbagai produsen kendaraan lokal.

Related Post
Namun, pada 2 Juli 2025, perusahaan tersebut resmi berganti nama menjadi Shenyang Guoqing Power Technology Co., Ltd., setelah Mitsubishi Motors dan Mitsubishi Corporation mengundurkan diri sebagai pemegang saham. Hal ini menandakan berakhirnya era produksi Mitsubishi di China, sekaligus membuka jalan bagi produsen lokal untuk semakin merajai pasar otomotif yang terus berkembang pesat.








Tinggalkan komentar