Martin Ngamuk Dorong Kru Lalu Minta Maaf

Martin Ngamuk Dorong Kru Lalu Minta Maaf

Cerita.co.id melaporkan bahwa pembalap MotoGP Jorge Martin menjadi pusat perhatian setelah insiden penuh emosi di MotoGP Catalunya. Frustrasi akibat serangkaian nasib buruk, Martin terekam meluapkan amarahnya dengan mendorong seorang kru Aprilia di garasi tim. Kini, ia telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan yang disesalinya itu.

Drama yang menimpa Martinator, julukan Martin, dimulai sejak Sprint Race di Sirkuit Montmelo, Barcelona. Meskipun sangat optimis meraih kemenangan, ia terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Kemalangan berlanjut di balapan utama; setelah start ulang, Martin yang kala itu berada di posisi kedua, secara tak terduga ditabrak dari belakang oleh Raul Fernandez. Insiden fatal ini membuat Martin tersungkur ke gravel, sementara Fernandez terus melaju tanpa sanksi dari FIM.

Martin Ngamuk Dorong Kru Lalu Minta Maaf
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Saat kembali ke paddock, Martin menunjukkan gestur sarkasme dengan bertepuk tangan ke arah kru tim Aprilia. Ketegangan memuncak ketika beberapa kru mencoba menenangkan. Dalam luapan kekesalan yang tak terbendung, Martin tiba-tiba mengamuk dan mendorong salah satu kru di sana, sebuah momen yang tertangkap kamera dan viral.

COLLABMEDIANET

Dalam wawancara pasca-insiden dengan MotoGP.com, Martin mengungkapkan perasaannya. "Saya memang punya potensi untuk meraih kemenangan, tapi begitulah balapan. Bagaimanapun, saya akan mengambil sisi positifnya, yaitu saya memang cepat," ujarnya. Ia menambahkan, "Saya juga ingin mengatakan bahwa saya sangat kecewa saat masuk ke pit. Saya berusaha untuk tetap tenang selama balapan, tapi begitu saya masuk (garasi), ketegangan langsung terasa."

Menyadari tindakannya yang tidak pantas, Martin segera mencari Paolo Bonora, manajer Aprilia yang didorongnya, untuk menyampaikan permintaan maaf langsung. "Saya mencari di kantornya tapi dia tidak ada, jadi saya akan pergi sekarang," ungkap Martin, menunjukkan penyesalan dan niat baiknya untuk memperbaiki keadaan.

Gagal meraih poin di Catalunya merupakan pukulan telak bagi Martin, terutama dalam persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP. Sebelumnya, ia hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Kini, selisih tersebut melebar menjadi 15 poin, sebuah kerugian signifikan. Insiden di trek ini juga memicu amarah CEO Aprilia, Massimo Rivola, yang terekam kamera mengungkapkan kekesalannya kepada kepala tim Trackhouse, Davide Brivio, atas manuver Fernandez.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar