Cerita.co.id, Maluku Utara – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi bagi kaum perempuan prasejahtera hingga ke pelosok negeri. Terbaru, empat unit baru Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) resmi beroperasi di Maluku Utara, meliputi wilayah Morotai, Tidore, Weda, dan Sofifi. Kehadiran Mekaar diharapkan menjadi solusi atas tantangan geografis dan keterbatasan akses layanan keuangan formal yang selama ini menghantui masyarakat di wilayah kepulauan tersebut.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, turut hadir dalam peresmian unit Mekaar, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pengusaha ultra mikro. Menurutnya, permasalahan utama yang dihadapi adalah akses modal, ide produk, pelatihan, dan pemasaran. Ia menekankan pentingnya sinergi antara PNM dan Pemprov Maluku Utara dalam meningkatkan literasi keuangan dan membantu para ibu naik kelas.

Dengan hadirnya PNM Mekaar di empat lokasi strategis ini, diharapkan perempuan prasejahtera memiliki kesempatan untuk membangun usaha yang berkelanjutan dan terhindar dari jeratan praktik pembiayaan informal yang berisiko. Program Mekaar tidak hanya menyediakan pembiayaan usaha, tetapi juga pendampingan rutin dan penguatan kapasitas, mulai dari pengelolaan keuangan sederhana hingga membangun disiplin usaha.

Related Post
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa ekspansi ke Maluku Utara adalah wujud komitmen jangka panjang PNM untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses ke layanan keuangan formal. PNM berkomitmen untuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil dan memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan prasejahtera untuk mendapatkan akses keuangan yang aman, legal, dan disertai pendampingan. Hal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Maluku Utara.









Tinggalkan komentar