Cerita.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan publik dengan operasi tangkap tangan (OTT) terbarunya. Kali ini, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, menjadi salah satu pejabat yang terjaring. Penangkapan ini sontak membuka tabir mengenai harta kekayaan yang dimilikinya.
Jaya Saputra diamankan KPK saat operasi berlangsung di wilayah Jawa Barat. Operasi senyap KPK ini tidak hanya terpusat di Jawa Barat, melainkan juga merambah ke Bali dan Jakarta, dengan total 17 orang diamankan. Dari jumlah tersebut, delapan di antaranya adalah penyelenggara negara dan pegawai negeri sipil, sementara sembilan lainnya merupakan pihak swasta. Salah satu figur penting lain yang turut diamankan adalah Plt Direktur Jenderal Imigrasi periode 2024-2025, Saffar Godam.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa dua pihak swasta diamankan di Bali, sementara Kakanwil Imigrasi Jawa Barat diamankan di wilayahnya. Pihak-pihak lainnya ditangkap di Jakarta dan sekitarnya, dengan operasi yang dipusatkan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat. OTT ini diduga kuat terkait dengan praktik suap dalam proses pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing di Indonesia. Detail konstruksi perkara akan diungkap KPK dalam konferensi pers yang akan digelar dalam waktu dekat.

Related Post
Di balik jeratan hukum yang kini menimpa Jaya Saputra, publik mulai menyoroti rekam jejak hartanya. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir yang disampaikannya pada 20 Februari 2026, Jaya Saputra tercatat memiliki total kekayaan yang cukup fantastis.
Sebagai Kakanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra melaporkan total harta senilai Rp 1.740.855.956 atau sekitar Rp 1,7 miliar. Aset terbesarnya adalah sebidang tanah dan bangunan seluas 193 m2/200 m2 yang berlokasi di Bekasi, dengan nilai mencapai Rp 1 miliar.
Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 331 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp 122.455.956. Untuk kategori alat transportasi dan mesin, Jaya Saputra tercatat memiliki dua unit sepeda motor dan satu unit mobil, dengan total nilai Rp 287.400.000. Menariknya, dalam laporannya, Jaya Saputra tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaannya murni mencapai Rp 1,7 miliar.








Tinggalkan komentar