Cerita.co.id, Jakarta – Kabar baik bagi pasar modal Indonesia! Tekanan jual dari investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan tanda-tanda mereda pada periode 21-25 Juli 2025. Data terbaru mengungkap, investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp134,79 miliar. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan minggu sebelumnya yang mencapai Rp1,63 triliun.
Meredanya tekanan jual asing ini memberikan angin segar bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG berhasil ditutup dengan penguatan signifikan sebesar 3,17 persen, mencapai level 7.543,50 dari posisi sebelumnya di 7.311,91.

Meskipun secara keseluruhan aksi jual asing melambat, ada beberapa saham perbankan yang tetap menjadi fokus utama investor asing. Menariknya, dua bank raksasa di Indonesia, yaitu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), justru mendominasi daftar saham dengan nilai jual bersih asing tertinggi selama sepekan terakhir.

Related Post
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan, mengapa di tengah sentimen positif pasar, kedua saham bank besar ini masih menjadi incaran pelepasan oleh investor asing? Apakah ini merupakan strategi jangka pendek atau ada faktor fundamental lain yang memengaruhi keputusan mereka? Analis pasar akan terus memantau perkembangan ini untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada para investor.







Tinggalkan komentar