Cerita.co.id melaporkan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta penyelidikan menyeluruh atas insiden kecelakaan bus maut yang baru-baru ini terjadi di ruas simpang susun exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah. AHY menegaskan perlunya investigasi tuntas untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan yang merenggut korban jiwa.
Dalam pernyataannya yang dikutip Cerita.co.id, AHY telah menginstruksikan jajaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korlantas Polri untuk melakukan investigasi mendalam. "Kita tidak ingin ada kecelakaan maut yang terjadi lagi," tegas AHY. Ia menekankan bahwa setiap kendaraan umum penumpang yang beroperasi di jalan raya wajib memenuhi standar laik jalan. Oleh karena itu, AHY meminta Kemenhub untuk memperketat pengawasan serta perizinan operator kendaraan.

AHY juga menyoroti pentingnya kondisi pengemudi dan kelayakan armada. "Kendaraannya dicek dengan benar. Pengemudi juga harus fit dan sesuai dengan ketentuan," lanjutnya, seraya menambahkan bahwa langkah-langkah preventif ini krusial untuk meminimalisir risiko dan mencegah korban jiwa di jalan raya.

Related Post
Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, telah mengungkapkan detail mengejutkan terkait kecelakaan bus Cahaya Trans bernomor B 7201 IV tersebut. Bus nahas itu diketahui tidak memiliki dokumen laik jalan yang sah. Kecelakaan terjadi ketika bus melaju kencang, diduga hilang kendali, menabrak pembatas jalan, dan akhirnya terguling. Penyelidikan awal mengindikasikan bahwa insiden tragis ini kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi faktor, termasuk kurangnya konsentrasi pengemudi dan ketidakpahaman terhadap medan jalan, khususnya saat menuruni simpang susun Krapyak yang menantang.









Tinggalkan komentar