Acosta Marquez Duet Maut

Acosta Marquez Duet Maut

Dunia MotoGP dikejutkan dengan kabar terbaru dari Cerita.co.id: Pedro Acosta, sensasi muda yang dijuluki ‘Paus Hiu’, secara resmi akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati Lenovo untuk musim 2027 dan 2028. Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya kontrak Francesco ‘Pecco’ Bagnaia bersama tim merah tersebut di akhir musim 2026.

Acosta tidak akan sendirian; ia akan berduet dengan juara dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez, membentuk kombinasi yang diprediksi akan sangat kompetitif. CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, mengungkapkan kegembiraannya menyambut Acosta. "Dia adalah salah satu pebalap muda paling berbakat dan menjanjikan di MotoGP," ujar Domenicali, menyoroti pertumbuhan teknis dan kompetitif Acosta yang luar biasa dalam waktu singkat. Investasi pada profil seperti Acosta adalah bagian dari strategi jangka panjang Ducati untuk membangun masa depan di kancah balap motor paling bergengsi.

Acosta Marquez Duet Maut
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Prestasi Acosta memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Dalam kurun waktu tiga tahun sejak debutnya di Kejuaraan Dunia, ia telah mengoleksi dua gelar juara dunia di kelas Moto3 dan Moto2. Debutnya di MotoGP pun tak kalah gemilang, dinobatkan sebagai Rookie of the Year 2024, finis di peringkat keempat klasemen akhir, dan mengamankan 13 podium. Bahkan, ia langsung terlibat duel sengit dengan calon rekan setimnya, Marc Marquez, sejak balapan perdananya. General Manager Ducati Corse, Luigi Dall’Igna, menambahkan, "Pedro mewakili kandidat ideal untuk masa depan Ducati Lenovo Team. Selain memiliki talenta yang tak perlu diragukan, ia telah menunjukkan kematangan yang luar biasa." Dall’Igna yakin kedatangan Acosta akan menjadi stimulus bagi seluruh tim dan membantu pengembangan Desmosedici GP ke level berikutnya.

COLLABMEDIANET

Di sisi lain, perpisahan dengan Francesco Bagnaia di akhir musim 2026 tentu menyisakan jejak manis bagi Ducati. Selama delapan musim bersama pabrikan Borgo Panigale, ‘Pecco’ telah mengukir sejarah gemilang. Ia sukses mempersembahkan dua gelar juara dunia MotoGP berturut-turut pada 2022 dan 2023, mengakhiri puasa gelar Ducati selama 15 tahun. Dengan 31 kemenangan, 62 podium, dan 28 pole position, Bagnaia tercatat sebagai pebalap Ducati dengan rekor kemenangan terbanyak sepanjang sejarah tim.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai pelabuhan baru Bagnaia, rumor santer menyebutkan Aprilia sebagai destinasi berikutnya. Perubahan besar ini dipastikan akan menghadirkan dinamika baru yang menarik di lintasan MotoGP, dengan duet Acosta-Marquez siap mengukir babak baru bagi Ducati.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar