Berita dari Cerita.co.id menyebutkan bahwa di tengah kekhawatiran sejumlah merek mobil listrik terkait aturan baru pemerintah tahun 2026, GAC Aion justru tampil tenang. Tenggat waktu 31 Desember 2025 yang menandai berakhirnya kemudahan impor mobil utuh (CBU) tanpa pajak, bagi banyak pemain industri otomotif menjadi momok menakutkan. Namun, bagi GAC Aion, ini justru menjadi bukti kesiapan mereka.
CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menyatakan optimisme perusahaan menghadapi regulasi tersebut. Keunggulan GAC Aion terletak pada strategi perakitan lokal (CKD) yang telah mereka jalankan jauh sebelum aturan baru diberlakukan. Bernaung di bawah Indomobil, GAC Aion terhindar dari beban membangun pabrik dari awal. Andry menambahkan, strategi CKD ini diyakini akan membuat harga jual mobil listrik GAC Aion tetap kompetitif, bahkan setelah aturan baru diterapkan. Keunggulan lainnya adalah Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang telah disiapkan, semakin memperkuat posisi mereka di pasar Indonesia. Dengan kata lain, GAC Aion telah menyelesaikan pekerjaan rumah mereka jauh sebelum tenggat waktu.


Related Post








Tinggalkan komentar